Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mobil Sedan Tabrak Pejalan Kaki di Pusat Kota Seoul, 9 Orang Tewas

📅 Selasa, 02 Jul 2024, 10:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mobil Sedan Tabrak Pejalan Kaki di Pusat Kota Seoul, 9 Orang Tewas Doc: Korea Times/Yonhap
Ket. Foto yang ditampilkan menunjukkan kerusakan berat pada kendaraan di tempat kejadian tabrakan mobil yang menewaskan sembilan orang di pusat kota Seoul pada 1 Juli 2024.

SEOUL - Sedikitnya sembilan orang tewas dan empat lainnya terluka ketika sebuah mobil sedan menabrak sejumlah pejalan kaki di pusat kota Seoul, Senin (1/7) malam, sehingga menimbulkan kekacauan di jalan perkotaan yang kerap padat itu.

Pernyataan dari pihak kepolisian setempat memaparkan bahwa kecelakaan itu terjadi di persimpangan dekat Balai Kota Seoul sekitar pukul 21.27 waktu setempat.

Pihak kepolisian mengemukakan bahwa kendaraan yang menabrak itudikemudikan oleh seorang pria berusia 68 tahun, yang menabrak para pejalan kaki yang sedang menunggu di lampu lalu lintas.

Pengemudi itu disebutkan menyalahkan gerakan akselerasi tiba-tiba yang tidak disengaja dari kendaraannya sebagai penyebab kecelakaan tersebut.

Dari sembilan korban jiwa, enam orang meninggal di tempat kejadian, sementara tiga orang dilarikan ke rumah sakit karena serangan jantung dan kemudian dinyatakan meninggal.

Di antara empat orang yang terluka, satu orang dinyatakan dapat kembali ke rumah setelah mendapat perawatan, sementara yang lainnya tidak berada dalam kondisi kritis.

Kendaraan itu melaju ke arah yang salah dan bertabrakan dengan dua kendaraan sebelum menabrak orang, menurut polisi. Polisi menangkap pengemudi yang disebut tidak dalam pengaruh alkohol, berdasarkan pemeriksaan awal.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol diberitahu tentang kecelakaan itu dan memerintahkan Menteri Dalam Negeri Lee Sang-min dan para pembantu lainnya untuk melakukan upaya "habis-habisan" untuk menyelamatkan dan merawat para korban.

Lee juga mengeluarkan perintah darurat untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk menyelamatkan nyawa mereka yang terkena dampak kecelakaan tersebut. Walikota Seoul Oh Se-hoon bergegas ke lokasi kecelakaan.

"Ini adalah kecelakaan yang menyedihkan," kata Oh sambil meminta stafnya untuk segera membawa korban ke rumah sakit dan menyelesaikan kasus tersebut secara menyeluruh.

Polisi sedang menyelidiki keadaan sebenarnya dari kecelakaan itu.

Pengemudi sedan dan istrinya dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh terhadap rasa sakit.

Sang pengemudi mengaku mobilnya tiba-tiba berakselerasi. Belum dapat dipastikan apakah dia berada di bawah pengaruh obat-obatan atau faktor penyebab kecelakaan adalah mengemudi dalam keadaan mengantuk.

"Karena pengemudinya juga terluka, kami belum melanjutkan penyelidikan kami," kata seorang pejabat polisi dalam sebuah arahan.

"Kami akan melakukan penyelidikan ketika dia bersedia untuk berbicara," tambahnya.

Pejabat itu menambahkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa pengemudi tidak mabuk pada saat kecelakaan terjadi.

"Terkait penyebab kecelakaan, kami akan cepat dan tegas melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan pengemudi, analisa CCTV dan kamera keamanan," ujarnya.

Rekaman kamera keamanan menunjukkan seorang warga melakukan resusitasi jantung paru pada seorang yang tergeletak di tanah yang menggarisbawahi rasa kedaruratan setelah kecelakaan tersebut.

Kecelakaan itu terjadi di tengah pembahasan di masyarakat mengenai apakah perlu adanya aturan yang dipertimbangkan untuk membantu memastikan keselamatan berkendara di kalangan warga lanjut usia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Xi: Tiongkok Dukung Myanmar dalam Jaga Kedaulatan

29 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...

Negara G7 Desak Russia Akhiri Perang dengan Ukraina

37 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
Nasional
Pemerintah Diminta Perkuat ...
Luar Negeri
G7 Kurangi Ketergantungan P...

Utang RI Naik, Risiko Fiskal Disorot

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Utang RI Naik, Risiko Fiska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.