Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pusat Data Nasional 2 Dibangun di Batam pada 2025

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 14:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pusat Data Nasional 2 Dibangun di Batam pada 2025 Doc: ANTARA/Bayu Saputra
Ket. Direktur PT. Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa Peters Vincen saat ditemui awak media di Nongsa Digital Park, Batam, Kamis (27/6/2024).

BATAM - Direktur PT Taman Resor Internet selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa Peters Vincen menyebut, Batam akan menjadi lokasi pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) kedua di Indonesia.

Saat ini, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park mempunyai ekosistem pusat data (data center). Untuk PDN kedua, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) direncanakan akan mulai pembangunan pada 2025.

"Untuk saat ini dari 9 plot data center-nya kita itu, 8 plot itu sudah ter-confirm yang saat ini sudah membangun. Yang sedang membangun ada 3 itu. Jadi dari Kominfo sudah selesai cut and field. Rencananya sih semoga jadi, awal-awal tahun depan sudah mulai pembangunan," kata Peters saat ditemui wartawan di Nongsa Digital Park, Batam, Kamis (27/6).

Peters menjelaskan, pembangunan pusat data di KEK Nongsa merupakan investasi padat modal yang signifikan. Sejauh ini, sudah ada 5 investor pusat data internasional yang masuk untuk membangun pusat data di ekosistem KEK Nongsa, termasuk dari Kominfo.

Dia mengatakan, untuk pusat data dari investor Hong Kong, tercatat telah mencapai sekitar 40 persen pembangunan dengan target operasional fase pertama pada awal 2025. Sementara itu, pusat data GDS dari Shanghai juga sedang dalam proses pembangunan, dengan target operasional fase pertama pada bulan September 2024 mendatang.

"Selain itu kita masih ada beberapa investor yang lainnya, eksisting untuk pariwisata dan segala macam ya. Kan kalau enggak salah yang ter-record saat ini mungkin ada sekitar 20 sampai 25 investor. Selain kita (investor) yang lokal pemerintah, ada yang dari Singapura, ada yang dari Hong Kong ada yang dari Shanghai, ada yang dari New Zealand," ujarnya.

Lebih lanjut, Peters menjelaskan bahwa saat ini Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Nongsa terus bekerja sama dengan Bea Cukai untuk memasukkan peralatan dari luar negeri.

Dia menilai, Batam dipilih sebagai lokasi Pusat Data Nasional kedua karena beberapa alasan strategis.

Yang pertama, Batam memiliki zona geografis yang aman, tidak termasuk dalam daerah cincin api atau ring of fire.

Kedua, lokasi Batam yang hanya sekitar 2-3 kilometer (km) dengan Tanjung Bemban di mana merupakan titik pertemuan jalur kabel (subsea cable) internasional yang menghubungkan kota-kota di Indonesia, Malaysia, Singapura, hingga Hong Kong dan pesisir barat Amerika Serikat.

Adapun KEK Nongsa berlokasi di Nongsa, Batam, Provinsi Kepulauan Riau dan diresmikan dengan Peraturan Pemerintah nomor 68 tahun 2021. Kawasan ini dikhususkan sebagai area bisnis di bidang ekonomi digital, pengembangan teknologi, riset, pendidikan; industri kreatif; dan pariwisata.

Lokasinya yang strategis, terutama untuk koneksi internasional, KEK Nongsa menjadi tujuan bagi perusahaan-perusahaan teknologi dari domestik dan internasional yang ingin berinvestasi dan berkembang di Batam, Indonesia.

Memiliki fokus untuk pengembangan pusat data, pendidikan untuk menciptakan talenta digital, co-working space, industri kreatif untuk perfilman serta studio animasi dan pariwisata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Atasi Kekeringan, BPBD Jaka...
Advertisement
Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

Jalan-jalan ke Jakarta, Eeee...Bupati Bolaang Mondondow Utara Malah Diciduk KPK, Jajaran Pemkab Belum Bisa Bereaksi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.