Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Karhutla di Bromo dan Luas Area Terdampak Mulai Didata

📅 Sabtu, 22 Jun 2024, 13:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyebab Karhutla di Bromo dan Luas Area Terdampak Mulai Didata Doc: ANTARA/HO- Balai Besar TNBTS
Ket. Personel Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada saat memadamkan salah satu titik api di kawasan Puncak Lempitan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (20/6/2024).

MALANG - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan melakukan penghitungan luas areal terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Puncak Lempitan, kawasan Gunung Bromo, di Jawa Timur.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/6), mengatakan pendataan dan penghitungan luas areal terdampak karhutla dilakukan setelah proses pendinginan rampung.

"Pascakegiatan pemadaman dan pendinginanakan dilakukan detasering untuk menghitung luas areal yang terbakar," kata Septi.

Septi menjelaskanproses pendataan dan penghitungan luas areal yang terbakar pada kawasan sekitar Puncak Lempitan, dengan posisi di sebelah timur selatan Puncak Lamen, Resort PTN Wilayah Gunung Penanjakan, di wilayah Kabupaten Pasuruan itu juga menggunakan citra satelit.

Selain melakukan penghitungan luas areal terdampak karhutla yang terjadi sejak 18 Juni 2024 tersebut, kata dia, juga dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan terkait penyebab kebakaran tersebut oleh Tim Polisi Hutan Balai Besar TNBTS.

"Penghitungan menggunakan citra satelit landsat dan sentinel, serta menggunakan drone. Untuk penyebab kebakaran, sedang dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan oleh Tim Polhut Balai Besar TNBTS," katanya.

Berdasarkan laporan personel yang diturunkan untuk melakukan pemadaman api, lanjutnya, kebakaran pada kawasan tersebut dipadamkan pada 20 Juni 2024 kurang lebih pukul 17.25 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan proses pembasahan pada malam hari.

"Pembasahan juga akan dilanjutkan pada 21 Juni 2024," ucapnya.

Dalam upaya untuk mengantisipasi karhutlalain, Balai Besar TNBTS meningkatkan patroli pada area yang rawan karhutla dan mendirikan pos komando pengendalian karhutla.

Pihak Balai Besar TNBTS mencatat jenis tumbuhan yang terdampak karhutlatersebut antara lain rumput merakan, alang-alang, akasia, dan cemara gunung.

Sebagai informasipada 6 September 2023juga terjadi kebakaran besar di kawasan tersebut karena ulah pengunjung yang menggunakan flare atau suar untuk kepentingan pengambilan gambar. Akibatnya kerugian negara mencapai Rp8,3 miliar.

Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Jatim. Pada 2023jumlah kunjungan ke taman nasional yang memiliki predikat terindah ketiga di dunia tersebut mencapai 368.507 wisatawan, terdiri dari 355.297 wisatawan nusantara dan 13.210 wisatawan mancanegara, dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp14,70 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.