Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

39 Pompa Air Seberat 12,9 Ton Tiba di Kaltim, Perkuat Penanganan Karhutla.

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 00:35 WIB | Oleh:
39 Pompa Air Seberat 12,9 Ton Tiba di Kaltim, Perkuat Penanganan Karhutla. Doc: Antara Foto
Ket. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II Marsya TNI Muzafar (kiri) dan Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi (kanan) memeriksa bantuan mesin pompa air saat tiba di Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (26/8).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menerima bantuan 39 unit pompa air beserta perlengkapan dari pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bantuan seberat 12,9 ton tersebut tiba di Lanud Dhomber Balikpapan, Rabu, menggunakan pesawat Hercules C 130/A 1337 dari Skadron Udara 33 Lanud Hasanuddin Makassar.

Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Buyung Dodi Gunawan.

Muzafar mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari total 100 unit pompa yang disiapkan pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Pertanian.

"Pada tahap distribusi terbaru, sebanyak 39 pompa beserta perlengkapan telah dikirim ke wilayah yang membutuhkan,” ujar Muzafar.

Sementara itu, Kepala BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan pola distribusi pompa berdasarkan tingkat kebutuhan masing-masing wilayah, khususnya daerah terdampak kekeringan dan sektor pertanian.

"Kami mengombinasikan antara titik api dengan kondisi kekeringan lapangan atau kondisi pertanian,” kata Buyung.

Berdasarkan data BPBD Kaltim, saat ini tercatat 1.082 titik panas (hotspot) tersebar di hampir seluruh kabupaten dan kota.

Kutai Timur menjadi daerah dengan titik panas terbanyak, disusul Penajam Paser Utara, Kutai Kartanegara, Paser, Berau, Balikpapan, Samarinda, Bontang, Mahakam Ulu, dan Kutai Barat.

Distribusi pompa air tersebut akan diprioritaskan ke daerah dengan tingkat kebutuhan yang lebih besar, antara lain Kabupaten Paser, Berau, dan Kutai Kartanegara.

Selain bantuan peralatan, penanganan karhutla di Kaltim juga diperkuat dengan pengerahan 5.334 personel TNI di bawah koordinasi Kodam VI/Mulawarman untuk membantu pemadaman dan pengendalian titik panas di lapangan.

Buyung menambahkan, meski kondisi karhutla di Kaltim belum separah provinsi lain di Pulau Kalimantan, dukungan peralatan dan personel gabungan dari TNI serta Polri tetap sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Megapolitan
Opsi Tutup Total TPST Banta...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.