Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Humas Berperan Penting Tingkatkan Reputasi Perguruan Tinggi

📅 Senin, 10 Jun 2024, 18:54 WIB | Oleh:
Humas Berperan Penting Tingkatkan Reputasi Perguruan Tinggi Doc: muhamad marup
Ket. Kepala Humas Universitas Tarumanagara (Untar), Paula Tjatoerwidya Anggarina, (tengah) usai Ujian Disertasi Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Untar, di Jakarta, Senin (10/6).

JAKARTA - Kepala Humas Universitas Tarumanagara (Untar), Paula Tjatoerwidya Anggarina, menyatakan, humas berperan penting meningkatkan reputasi perguruan tinggi. Hal tersebut termuat dalam disertasinya berjudul "Manajemen Reputasi di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melalui Pemberdayaan Humas".

"Reputasi sangat penting untuk memenangkan persaingan dan mempertahankan keberlanjutan PTS, sehingga harus dikelola dengan tepat oleh PTS melalui pemberdayaan Humas," ujar Paula, dalam Ujian Disertasi Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Untar, di Jakarta, Senin (10/6).

Dia menerangkan, reputasi PTS dipengaruhi oleh lima faktor utama yaitu akreditasi, kualitas lulusan, SDM, peringkat, dan kepemimpinan. Semua faktor positif pendukung reputasi tersebut harus diketahui publik.

"Sehingga humas ditempatkan sebagai penghubung dalam mengelola informasi keluar dan masuk PTS serta komunikasi ke dan dari para pemangku kepentingan, dengan menempatkan humas berada di bawah pimpinan tertinggi PTS dalam struktur organisasinya," jelasnya.

Paula mengungkapkan, 55 persen PTS di Jakarta belum memiliki humas atau unit serupa. Penyebabnya yaitu kurangnya dukungan dari pimpinan, keterbatasan sumber daya dan anggaran, lebih fokus pada bidang akademik, dan kebijakan manajemen yang berbeda.

Dia menambahkan, tidak sedikit humas dalam organisasi pendidikan yang mengeluhkan tidak optimalnya peran dan fungsi dalam pengelola komunikasi dan informasi kepada publik. Penyebabnya ketiadaan akses informasi, kurangnya apresiasi terhadap pekerjaan, ketidakjelasan posisi dalam struktur organisasi ketidakjelasan pedoman dan standar kerja, serta anggaran yang belum memadai.

"Saluran komunikasi dan perangkat humas sebagai sarana kerja harus digunakan secara optimal dalam mendukung reputasi," katanya.

Paula menjelaskan, humas sebagai penghubung reputasi PTS ke dan dari para pemangku kepentingan internal dan eksternal harus memahami peran dan tugasnya sebagai fungsi kerja secara tepat. Dengan demikian, humas dapat menjadi ujung tombak dalam membangun, mempertahankan, dan meningkatkan reputasi.

"Keberhasilan sistem manajemen reputasi sangat ditentukan oleh kemampuan Humas dalam mengantisipasi faktor-faktor negatif yang berdampak pada penurunan reputasi bagi PTS," jelasnya.

Atas disertasinya, Paula mendapat nilai 4.00 atau cumlaude. Rektor Universitas Tarumanagara (Untar), Agustinus Purna Irawan, mengapresiasi capaian tersebut dan berkomitmen untuk mendorong lebih banyak lagi doktor di Untar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.