Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lanal Nunukan Gagalkan Penyelundupan 50 Karung 'Ballpres' Asal Malaysia

📅 Senin, 27 Mei 2024, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lanal Nunukan Gagalkan Penyelundupan 50 Karung 'Ballpres' Asal Malaysia Doc: ANTARA/HO-Lantamal XIII Tarakan
Ket. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan Angkatan Laut Nunukan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 50 karung ballpress ilegal jalur laut asal Tawau, Malaysia di Perairan Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Minggu (26/5).

TARAKAN - Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Nunukan, jajaran Lantamal XIII Koarmada II, menggagalkan penyelundupan 50 karung "ballpres" (pakaian bekas) ilegal asal Tawau, Malaysia lewat jalur laut di Perairan Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

"Bahwa keberhasilan Lanal Nunukan dalam menggagalkan penyelundupan ballpres ini merupakan tindak lanjut keseriusan TNI AL dalam melaksanakan pengamanan perairan di perbatasan secara masif," kata Komandan Lantamal XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman di Tarakan, Minggu (26/5) malam.

Hal tersebut guna meminimalkan segala bentuk ancaman dan pelanggaran hukum yang terjadi di perairan perbatasan.

Proses penggagalan penyelundupan ballpresini terjadi pada Sabtu (25/5) malam, saat Tim SFQR melaksanakan patroli sektor rutin, sebagai langkah menjaga stabilitas keamanan laut Kabupaten Nunukan dan intensitas pengawasan serta penindakan terhadap kegiatan ilegal di perairan Nunukan.

"Pada hari Sabtu (25/5) pada pukul 17.30 Wita, Tim melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal kayu bermuatan sembako. Saat pemeriksaan berlangsung, ditemukan puluhan karung barang yang mencurigakan berupa pakaian bekas dan sepatu bekas," kata Deni.

Dari hasil pemeriksaan, barang bukti yang disita adalah 42 karung ballpresberisi pakaian bekas layak pakai dan delapan karung ballpresberisi sepatu bekas layak pakai berbagai merek terkenal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.