Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Waspadai Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai Kapuas

📅 Rabu, 15 Mei 2024, 12:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diminta Waspadai Potensi Banjir Akibat Luapan Sungai Kapuas Doc: ANTARA/HO-BPBD Kapuas Hulu/Teofilusianto Timotius
Ket. Kondisi banjir di Hulu Sungai Kapuas di Desa Bungan Kecamatan Putussibau Selatan yang diperkirakan akan berdampak banjir di sejumlah dataran rendah di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, yang disebabkan intensitas curah hujan yang tinggi, Rabu pagi (15/05/2024).

Kapuas Hulu - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan mengingatkan agar masyarakat Kapuas untuk waspada potensi terjadinya banjir dan tanah longsor yang karena intensitas curah hujan tinggi mengakibatkan debit air Sungai Kapuas meluap.

"Saat ini kondisi debit air di hulu Sungai Kapuas, daerah Bungan, Kecamatan Putussibau Selatan, sedang naik dan berpotensi terjadi banjir di sejumlah dataran rendah, khususnya daerah pesisir Sungai Kapuas," kata Gunawan kepada ANTARA di Putussibau, Kalimantan Barat, Rabu.

Gunawan mengatakan berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa masih adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, sehingga masyarakat diminta waspada ketika melakukan aktivitas di tempat rawan terjadinya banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor.

Ia menyebutkan ada beberapa kecamatan yang rawan banjir seperti Kecamatan Putussibau Selatan di Desa Tanjung Jati dan Teluk Barak Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, daerah Mendalam, Samus, Sibau, Mupa, hingga daerah perkotaan seperti di Dogom dan Kampung Prajurit.

Sedangkan daerah bantaran Sungai Kapuas seperti di Kecamatan Bika, Embaloh Hilir, Bunut Hilir, Jongkong, Selimbau, Suhaid, Silat Hilir, dan Silat Hulu.

"Ada juga beberapa daerah rawan banjir di daerah Lintas Selatan seperti di Bunut Hulu, Mentebah, Kalis, Tepuai, Boyan Tanjung dan Pengkadan," ucap Gunawan.

Menurut Gunawan, ketika terjadi banjir masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, mengamankan barang atau dokumen berharga, serta mengutamakan keselamatan jiwa, menyediakan stok makanan, menghindari aliran listrik yang berpotensi membahayakan, serta waspada gigit hewan atau pun serangga, dan menjaga kesehatan.

Selain itu, lanjutnya, kepada para camat dan kepala desa agar selalu melaporkan atau menyampaikan informasi terkait perkembangan bencana alam di wilayahnya masing-masing.

Laporan perkembangan bencana alam tersebut nantinya akan sampaikan ke pimpinan untuk mempermudah pengambilan langkah-langkah penanganan yang melibatkan sejumlah pihak terkait.

"Kami akan terus melakukan monitoring perkembangan bencana alam, kita berdoa mudah-mudahan tidak terjadi banjir besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.