BI Siap Hadapi Skenario Terburuk untuk Mengantisipasi Kebijakan 'Hawkish' The Fed
📅 Senin, 06 Mei 2024, 23:04 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSetiap tindakan kebijakan moneter di masa depan akan bergantung pada data," kata Susianto, menolak berkomentar apakah BI siap untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.
Sebelum kenaikan suku bunga pada bulan lalu, para ekonom secara luas memperkirakan BI akan mulai menurunkan suku bunga pada akhir tahun ini, meskipun beberapa pihak kini meyakini bahwa pelonggaran tersebut mungkin tidak akan terjadi.
Ekonom Maybank Investment Banking Group, Brian Lee, mengatakan, tidak menutup kemungkinan adanya kenaikan suku bunga lagi, meski rupiah sudah menguat sejak kenaikan mengejutkan bulan lalu.
"Dasar kami adalah BI akan mempertahankan suku bunga kebijakannya sebesar 6,25 persen tahun ini untuk menjaga stabilitas rupiah. Kecil kemungkinannya BI akan dapat menurunkan suku bunga, mengingat bank sentral memperkirakan The Fed baru akan menurunkan suku bunga pada bulan Desember," kata Lee.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Terjadinya kembali depresiasi rupiah, seperti yang terlihat menjelang pertemuan bulan April, dapat memicu kenaikan suku bunga BI lagi," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!