Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disiplin Jadi Senjata Atlet Pelatnas Soft Tennis Indonesia

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 14:46 WIB | Oleh:
 Disiplin Jadi Senjata Atlet Pelatnas Soft Tennis Indonesia Doc: istimewa

JAKARTA — Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim nasional Soft Tennis Indonesia memasuki fase krusial setelah digelar intensif sejak 1 Maret. Dalam kurun lebih dari satu bulan, para atlet kini ditempa dengan ritme latihan padat demi mengejar target besar di ajang Asian Games 2026.

Ketua Umum Pengurus Pusat Soft Tennis Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Dr. Awal Chairuddin, menegaskan bahwa pemilihan lokasi pelatnas di kawasan Hotel Sultan, Senayan, merupakan langkah strategis yang didasarkan pada efisiensi dan efektivitas.

Keterbatasan lapangan menjadi pertimbangan utama. Namun, kedekatan antara tempat latihan dan hunian atlet, serta dukungan fasilitas seperti kolam renang dan pusat kebugaran, dinilai mampu menunjang kualitas latihan tanpa mengorbankan waktu.

“Fokus kami adalah efisiensi dan intensitas. Atlet tidak perlu membuang waktu di perjalanan, semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan,” ujar Awal Chairuddin.

Program pelatnas yang dirancang selama enam bulan kini difokuskan pada pemadatan di tiga bulan pertama. Pada fase awal ini, porsi latihan didominasi aspek fisik hingga 70 persen, sementara teknik berada di kisaran 30 persen. Pendekatan tersebut diterapkan guna membangun fondasi kebugaran sebelum memasuki tahap penguatan teknik secara bertahap.

Sekretaris Jenderal PP Pesti, Buyung Wijaya Kusuma, menambahkan bahwa tim telah merancang agenda uji coba internasional sebagai bagian dari persiapan. Sesuai proposal kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, pelatnas dijadwalkan menjalani training camp selama dua pekan di Korea Selatan pada Juni, sekaligus mengikuti dua turnamen di kota berbeda.

Namun demikian, dinamika anggaran yang masih dalam tahap peninjauan berpotensi membuat program lanjutan disederhanakan. 

Rencana awal untuk melanjutkan pemusatan latihan di China Taipei pada Agustus kemungkinan besar tidak terealisasi, dengan fokus utama dialihkan ke Korea Selatan sebagai pusat uji coba.

Di tengah keterbatasan tersebut, perkembangan atlet menunjukkan tren positif. Laporan tim pelatih mencatat peningkatan signifikan, baik dari sisi fisik maupun teknik, yang ditopang oleh disiplin tinggi serta dukungan fasilitas memadai.

Pemantauan berkala memperlihatkan kondisi fisik atlet terus meningkat, sementara kemampuan teknik mulai menunjukkan kemajuan, meski masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa puncak.  Respons positif ini memunculkan optimisme bahwa tim akan siap bersaing di level Asia.

Sebagai bagian dari pematangan, Jepang dan Korea Selatan diproyeksikan menjadi destinasi uji coba berikutnya. Agenda ini dinilai penting untuk mengasah mental bertanding sekaligus meningkatkan kepercayaan diri menghadapi lawan-lawan tangguh.

“Uji coba ini penting untuk membangun rasa percaya diri atlet. Dari situ kita bisa melihat kesiapan mereka menghadapi tekanan pertandingan sesungguhnya,” kata Buyung.

Dengan durasi pelatnas yang terbatas hanya enam bulan, tim pelatih menyiasatinya melalui peningkatan intensitas latihan. Jadwal disusun lebih padat dengan dua sesi latihan setiap hari, pagi dan sore, sementara waktu pemulihan difokuskan pada akhir pekan.

Pendekatan ini diharapkan mampu mengompensasi keterbatasan waktu tanpa mengurangi kualitas pembinaan. Materi latihan diberikan secara intensif agar atlet mencapai kesiapan optimal dalam waktu relatif singkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Fujimori dan Sanchez Bersai...
Luar Negeri
Korban Tewas Gempa Filipina...
Ekonomi
Antam Bagikan Dividen Sebes...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.