Mengenal Melukat, ritual pembersihan diri dan memuliakan air di Bali
📅 Kamis, 25 Apr 2024, 16:30 WIB | Oleh: ArifProsesi melukat
Ada banyak pura di Bali yang memiliki sumber mata air alami yang disakralkan, salah satunya Pura Tirta Empul di Kabupaten Gianyar.
Sebelum melakukan tradisimelukatuntuk diri sendiri di pura, terlebih dahulu melakukan doa yang intinya menyatakan tujuan dan harapan.
Sarana upacara yang digunakan umat Hindu yang paling sederhana yakni cukup dengan membawacanangatau rangkaian janur dan bunga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Air yang mengalir dari sumber yang disakralkan itu kemudian langsung membasahi seluruh tubuh yang dimulai dari kepala dengan didahului dengan doa.
Ketua PHDI Bali I Nyoman Kenak mengungkapkan doa yang disampaikan menyesuaikan keyakinan disertai harapan sesaat sebelum melukat.
Ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan sebelum melukat atau memasuki tempat suci di antaranya untuk perempuan dilarang melakukan melukat ketika dalam keadaan menstruasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, menggunakan busana adat Bali yakni menggunakan kain,udeng(ikat kepala) dan selendang untuk laki-laki dan untuk perempuan menggunakan kain dan kebaya serta selendang diikat di pinggang atau busana atasan yang wajar.
"Air suci dalam melukat itu diyakini menghapuskanpapa klesa(kekotoran) yakni energi negatif di alam pikiran dan jiwa manusia secara jasmani dan rohani," kata Kenak.
Bukan komersial
Ritualmelukatbukanlah merupakan kegiatan komersial, misalnya ada tarif khusus yang dipatok untuk melukat kepada yang menerapkannya.
Jika tempatmelukattersebut berada di area pura yang sekaligus juga menjadi daya tarik wisata, hanya dikenakan biaya tiket masuk dalam kapasitasnya sebagai wisata.
Misalnya di Pura Tirta Empul, Gianyar, yang memiliki tempatmelukat, tiket masuk ke daya tarik wisata itu untuk wisatawan domestik per orang dewasa Rp30 ribu dan anak-anak Rp15 ribu. Sedangkan wisatawan asing dewasa Rp50 ribu dan anak-anak Rp25 ribu per orang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!