Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Tapanuli Utara Luncurkan Buku Pembangunan Desa Berbasis Data

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 15:57 WIB | Oleh:
Bupati Tapanuli Utara Luncurkan Buku Pembangunan Desa Berbasis Data Doc: istimewa
Ket. Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan (tengah), saat peluncuran buku di Jakarta, Rabu (17/4).

JAKARTA - Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan, meluncurkan buku tentang pembangunan desa berbasis data. Buku berjudul "Desa Kuat, Kota Maju, Negara Berdikari: Membangun Desa Berbasis Data Presisi" mengenalkan sebuah gagasan baru agar program pembangunan tepat sasaran: by name, by address, by coordinate.

"Semoga buku ini bisa menjadi referensi kebijakan pemerintah ke depan," ujar Nikson Nababan saat peluncuran buku di Jakarta, Rabu (17/4).

Nikson mengelaborasi potensi dan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara. Menurutnya ada sektor-sektor prioritas yang harus mendapatkan perhatian khusus karena akan berefek domino pada kesejahteraan masyarakat.

Dia melanjutkan, sektor tersebut adalah infrastruktur, pertanian, kesehatan, dan pendidikan. Pihaknya kemudian memfokuskan anggaran daerah, baik dari pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi khusus (DAK), dana insentif daerah (DID), dan berbagai sumber lain untuk empat sektor tersebut.

"Pada awal periode pertama menjabat Bupati Tapanuli Utara di 2014, kami menggulirkan dana sebesar 60 juta rupiah untuk setiap desa guna pembangunan fisik," jelasnya.

Nikson mengungkapkan, ketika pembangunan infrastruktur sudah berangsur membaik, pihaknya kemudian mendorong masyarakat agar mengolah dan mengelola "lahan tidur" yang ada di sekitarnya. Pemerintah daerah menyiapkan sembilan unit traktor besar untuk pengolahan lahan seluas 2 hektar ke bawah.

"Kini, sudah lebih dari 16 ribu hektare lahan yang dikelola oleh masyarakat, sehingga angka pengangguran turun dan disparitas kesejahteraan berkurang. Itu pula yang menyebabkan menjadi juara dalam pengelolaan lahan tidur," katanya.

Dalam menerapkan berbagai perencanaan pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara tadi, Nikson mencetuskan metode NIKSON yang merupakan singkatan dari Needs, Innovation, Knowledge, Synergy, Operation, dan Norm. Ini merupakan metode perencanaan pembangunan yang muncul dari bawah atau bottom-up berbasis data presisi.

"Pembangunan itu semestinya bersifat bottom-up atau dari bawah ke atas, dimulai dari desa," ucap kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University, Sofyan Sjaf, menilai, data desa presisi menjadi penting karena mampu menunjukkan hasil yang valid, riil, dan akurat. Menurutnya, pemerintah daerah hingga pemerintah pusat perlu mendukung inovasi dan penerapan teknologi dalam mendukung perencanaan pembangunan untuk mencapai target. "Teknologi yang ada sekarang sangat memungkinkan untuk diterapkan hingga ke desa-desa," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.