Penyelam Temukan Dua Jenazah dalam Kendaraan yang Tenggelam di Jembatan Francis Scott Key
📅 Kamis, 28 Mar 2024, 17:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPenyelam akan memulai operasi pemulihan pada hari Rabu pukul 6 pagi, kata Butler Jr., seraya menambahkan bahwa lokasi pasti para korban tidak diketahui.
MHujan yang terus berlanjut akan semakin mempersulit pencarian pada hari Rabu, dengan cuaca diperkirakan akan meningkat intensitas dan cakupannya sepanjang hari.
Anggota Partai Demokrat Maryland, David Trone, mengatakan kepada CBS News bahwa upaya pemulihan kemungkinan akan dilakukan dengan drone bawah air. Dia mengatakan drone akan dapat menemukan kendaraan yang tenggelam dan pihak berwenang telah mengidentifikasi satu kendaraan yang mungkin menimbulkan korban.
Angkatan Laut mengatakan pihaknya mengerahkan tongkang yang dilengkapi derek angkat berat untuk membantu membersihkan saluran dari puing-puing. Diperkirakan akan ada tiga crane, kapasitas angkat 1.000 ton, 400 ton, dan 160 ton, serta kapal pendukung untuk memindahkan bagian jembatan yang terendam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para korban
Keenam korban sedang mengerjakan jembatan yang menambal lubang pada saat ambruk. Salah satu korban telah diidentifikasi oleh sebuah organisasi nirlaba, dan tiga negara Amerika Selatan mengindikasikan warganya hilang namun tidak mengidentifikasi mereka sebagai korban.
Polisi negara bagian mengatakan Fuentes berasal dari Veracruz di Meksiko, dan Cabrera berasal dari San Luis di Guatemala.
Sebaiknya Anda baca juga:
Organisasi nirlaba CASA mengidentifikasi salah satu pekerja yang hilang sebagai Miguel Luna, seorang pria dari El Salvador yang merupakan ayah dari tiga anak. Jenazahnya belum ditemukan.
Kementerian Luar Negeri Guatemala, mengkonfirmasi dua orang yang hilang berasal dari Guatemala, menurut rilis berita Selasa malam.
Para pria berusia 30-an dan 40-an dan memiliki pasangan serta anak. Salah satu korbannya adalah Dorlian Cabrera dari Guatemala City. CBS News berbicara dengan seorang anggota keluarga, yang mengatakan Cabrera termasuk di antara kelompok pekerja yang diduga tewas.
Wakil Menteri Luar Negeri Honduras, Antonio García, mengatakan kepada Associated Press bahwa seorang warga negara Honduras hilang, dan Kedutaan Besar Meksiko di Washington mengatakan ada juga warga Meksiko di antara enam orang tersebut.
Kapal mengalami "masalah daya" sebelum tabrakan
Sebuah memo rahasia yang dikeluarkan oleh Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur mengatakan kapal tersebut melaporkan kehilangan tenaga penggerak saat meninggalkan Pelabuhan Baltimore dan memberi tahu Departemen Transportasi Maryland bahwa tabrakan dengan jembatan mungkin terjadi karena mereka kehilangan kendali atas kapal tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!