Penyelam Temukan Dua Jenazah dalam Kendaraan yang Tenggelam di Jembatan Francis Scott Key
📅 Kamis, 28 Mar 2024, 17:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
BALTIMORE - Tim penyelam pada Rabu (27/3) berhasil menemukan jenazah dua pria ditemukan Rabu dari lokasi runtuhnya Jembatan Francis Scott Key di Baltimore. Para pejabat mengatakan, empat orang masih hilang dan diperkirakan tewas.
Dilansir oleh CBS New, Kolonel Polisi Negara Bagian Maryland,Roland Butler Jr., mengatakan, penyelam menemukan para pria tersebut yang diidentifikasi sebagai Alejandro Hernandez Fuentes yang berusia 35 tahun dan Dorlian Ronial Castillo Cabrera yang berusia 26 tahun, sekitar pukul 10 pagi di dalam sebuah truk pickup merah sedalam 25 kaki. Sungai Patapsco.
Pencarian dialihkan dari misi pemulihan ke upaya penyelamatan pada hari Rabu karena para pejabat yakin kendaraan tertutupi oleh puing-puing jembatan, dan penyelam tidak lagi dapat beroperasi di sekitar puing-puing tersebut.
Jembatan itu runtuh pada Selasa pagi setelah tiang penyangga dihantam oleh kapal kontainer besar yang kehilangan tenaga, menyebabkan orang dan kendaraan tercebur ke dalam air di bawahnya.
Operasi pencarian dan penyelamatan dihentikan pada pukul 19:30. Selasa. Misi tersebut dilanjutkan sebagai upaya pemulihan pada Rabu pagi ketika enam orang hilang, pekerja yang berada di jembatan pada saat jembatan runtuh, dianggap tewas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Berdasarkan lamanya waktu yang kami habiskan dalam pencarian ini, upaya pencarian ekstensif yang kami lakukan, suhu air, yang pada saat ini kami tidak percaya bahwa kami akan menemukan semua ini. beberapa orang masih hidup," kata Laksamana Muda Penjaga Pantai, Shannon Gilreath dalam konferensi pers Selasa malam.
Empat orang masih hilang, diperkirakan tewas
Dua orang diselamatkan dari air tak lama setelah keruntuhan pada hari Selasa. Salah satu pekerja yang diselamatkan tidak terluka, yang lainnya dirawat di Pusat Medis Universitas Maryland dan telah dipulangkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kedelapan orang tersebut merupakan bagian dari kru konstruksi yang menutup lubang di jembatan pada saat itu," kata Gilreath.
Para pejabat mengatakan mereka berasal dari Meksiko, Guatemala, El Salvador dan Honduras.
Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, Jennifer Homendy, lll mengatakan bahwa perusahaan lokal, Brawner Builders, mempekerjakan para pekerja tersebut.
Kondisi pencarian yang berbahaya
Satuan Penjaga Pantai memimpin misi pemulihan di lokasi.
Kolonel Roland Butler Jr., dari Kepolisian Negara Bagian Maryland, mengatakan kondisi di dalam air, termasuk perubahan arus, jarak pandang yang rendah, dan benda logam tajam, menjadikannya berbahaya bagi penyelam dan petugas pertolongan pertama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!