Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder
📅 Rabu, 24 Jun 2026, 10:44 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Penerapan bunga tinggi oleh The Fed lumayan berdampak ke nilai tukar rupiah. Rabu pagi ini rupiah bergerak melemah 72 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.931 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.859 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan pelemahan rupiah dipicu kekhawatiran pasar atas tingkat suku bunga The Fed yang tinggi sepanjang tahun 2026.
“Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar S yang menguat di tengah sentimen risk off global yang kuat oleh kekhawatiran tingkat suku bunga tinggi,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Mengutip Anadolu, The Fed diperkirakan akan mempertahankan sikap kebijakan yang ketat sepanjang 2026 dan tahun depan. Ekspektasi yang meningkat tentang pergeseran ke arah kebijakan moneter yang lebih ketat menyebabkan peningkatan risiko di pasar.
The Fed sendiri telah menaikkan proyeksi suku bunga dana federal pada akhir 2026 menjadi 3,8 persen dari sebelumnya 3,4 persen, serta menaikkan proyeksi 2027 menjadi 3,6 persen dari 3,1 persen. Sementara itu, estimasi suku bunga jangka panjang tetap dipertahankan pada level 3,1 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kendati demikian, lanjutnya, kabar baik datang dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang masih mempertahankan status emerging market (EM) pasar ekuitas Indonesia yang dapat mendukung rupiah.
“Dari laporan MSCI, pertimbangan utamanya adalah fundamental ekonomi yang kuat, likuiditas serta kapitalisasi pasar yang memadai, dan keberhasilan reformasi pasar modal oleh otoritas yang berhasil meyakinkan investor institusi,” ujar Lukman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!