Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Orang Tewas Tertimpa Crane di Lokasi Konstruksi di Bangkok

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
4 Orang Tewas Tertimpa Crane di Lokasi Konstruksi di Bangkok Doc: Bangkok Post
Ket. Sebuah crane ambruk di Jalan Rama II di provinsi Samut Sakhon pada Jumat pagi dini hari. Departemen Hubungan Masyarakat Pemerintah cabang Samut Sakhon)

BANGKOK - Sebuah crane ambruk di lokasi konstruksi di ibu kota Thailand pada hari Sabtu (15/3), menewaskan sedikitnya empat orang, kata polisi. Tim penyelamat berupaya mengeluarkan korban kelima dari reruntuhan. 

Kecelakaan terjadi pada Sabtu dini hari di jalan Rama II, jalan raya utama yang menghubungkan Bangkok dengan wilayah selatan negara itu.

Setidaknya empat pekerja konstruksi tewas di lokasi tersebut, di mana jalan tol sedang dibangun, dan puluhan lainnya terluka, kata polisi.

"Kami telah mengevakuasi empat jenazah, namun satu jenazah masih terperangkap di reruntuhan," kata pejabat senior polisi Sayam Boonsom kepada wartawan di lokasi kejadian. Jenazah kelima diduga telah meninggal.

Di antara empat orang yang tewas, tiga di antaranya warga negara Thailand, katanya.

Investigasi sedang dilakukan untuk menentukan penyebab keruntuhan, kata Sayam.

Seorang saksi mata mengatakan kepada media lokal Thairath TV, dia mendengar dua ledakan keras sebelum melihat crane jatuh.

"Pekerja sedang menuang semen ketika kejadian itu," katanya.

Kecelakaan di lokasi konstruksi sering terjadi di Thailand di mana lemahnya penegakan peraturan keselamatan sering kali menyebabkan kecelakaan mematikan.

Runtuhnya sebuah crane di Samut Sakhon, sebelah barat Bangkok, pada November tahun lalu, menewaskan tiga pekerja dan melukai 10 lainnya.

Pada bulan Maret 2024, tujuh orang tewas dalam insiden runtuhnya crane serupa di sebuah pabrik di sebelah timur ibu kota.

Dan pada tahun 2023, setidaknya dua orang tewas dan belasan orang terluka ketika jembatan jalan yang sedang dibangun di Bangkok runtuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.