Kemenangan 'Oppenheimer' dan Kekuatan Suara Pribumi, Oscar 2024 di Mata 5 Pakar
📅 Senin, 18 Mar 2024, 13:26 WIB | Oleh: Tim Penulis- Bronwyn Carlson
Empat nominasi pidato paling berapi-api
"Pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah."
Da'Vine Joy Randolph memberikan pidato penerimaan pertama pada upacara Oscar tahun ini. Dianugerahi Aktris Pendukung Terbaik untuk perannya dalam The Holdovers, ia mengawalinya dengan rasa syukur kepada Tuhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Batasan pidato penerimaan selama 45 detik pada upacara tersebut memberikan lebih banyak peluang untuk memberikan komentar kepada pembawa acara daripada para pemenang.
Jimmy Kimmel, pembawa acara, memulai acara dengan lelucon yang memuji film Barbie atas pesan feminisme inklusifnya, yang mendapatkan tepuk tangan meriah. Mendekati akhir acara, dia mengejek Donald Trump, dan penonton yang sejalan dengannya secara politik turut tertawa. Yang lebih mengejutkan, bagian In Memoriam diawali dengan cameo dari Alexei Navalny yang melambangkan apa yang bisa dipertaruhkan polemik untuk menggerakkan kita.
Saya menghitung empat nominasi untuk pidato penerimaan yang paling berapi-api.
Sebaiknya Anda baca juga:
Cord Jefferson (Skenario Adaptasi Terbaik untuk Fiksi Amerika) menganjurkan agar pemodal film lebih siap mengambil risiko dengan mendukung pembuat film yang kurang berpengalaman.
Jonathan Glazer (Film Fitur Internasional Terbaik) memposisikan filmnya tentang Auschwitz, The Zone of Interest, sebagai seruan untuk mengakhiri dehumanisasi, kerap dilakukan oleh kedua pihak bertikai, yang menopang perang panjang di Israel dan Palestina.
Mstyslav Chernov (Dokumenter Terbaik) berharap alasannya untuk membuat film sesukses 20 Days in Mariupol, sebagai tanggapan terhadap invasi Rusia ke Ukraina, tak pernah ada.
Ini adalah pidato yang penuh semangat dan menyentuh hati, sedangkan pidato Randolph penuh semangat, menyentuh hati, sekaligus memesona.
Selebihnya, sebagian besar penerimaannya berdasarkan angka. Ada berbagai macam versi ucapan terima kasih yang menghibur, muluk-muluk, mencela diri sendiri, dan penuh anekdot dari orang-orang yang menjadikan momen-momen di lokasi karya mereka bermakna.
- Tom Clark
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!