Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyediaan Lahan untuk Investasi di IKN Dipercepat

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 00:01 WIB | Oleh:

Sejak tahun 2010 hingga tahun 2023, menurutnya, Singapura merupakan investor terbesar bagi Indonesia, kecuali pada tahun 2013. Dia menyebut data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pada 2023 nilai investasi Singapura mencapai 15,4 miliar dollar AS, lebih tinggi dari Tiongkok yang sebesar 7,4 miliar dollar AS.

Menurut Bamsoet, investasi Singapura pada umumnya bergerak di sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, tanaman pangan dan perkebunan, industri makanan, pertambangan, hingga industri mineral nonlogam. Adapun fokus investasi Singapura itu tersebar di wilayah Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah.

Maka dari itu, menurutnya, peluang investasi bagi Singapura masih terbuka lebar untuk proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Selain memindahkan kantor kedutaannya dari Jakarta ke IKN, Singapura juga bisa berinvestasi di IKN.

Hingga tahun 2024, menurutnya, penggunaan APBN untuk pembangunan IKN direncanakan mencapai 75,4 triliun rupiah atau 16,1 persen dari total anggaran.

Sejauh ini, Bamsoet mengatakan total investor pelopor yang masuk ke IKN dan melakukan groundbreaking sudah mencapai 23 instansi, dengan nilai investasi sebesar 41 triliun rupiah. "Masih sangat terbuka bagi investor lain dari dalam maupun luar negeri," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

25 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.