Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jayapura: Penataan Kawasan Kumuh Tingkatkan Akses Air Bersih dan Sanitasi Warga.

📅 Selasa, 23 Jun 2026, 21:21 WIB | Oleh:
Pemkot Jayapura: Penataan Kawasan Kumuh Tingkatkan Akses Air Bersih dan Sanitasi Warga. Doc: Antara Foto
Ket. Mendagri Tito Karnavian (kanan) didampingi Wali Kota Jayapura Abisai Rollo melakukan kunjungan ke lokasi penanganan kawasan di Dok IX, Kota Jayapura pada Senin (22/6).

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua menyebut program penataan kawasan kumuh mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan memperluas akses warga terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

"Selain itu juga mewujudkan hunian yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat Kota Jayapura," kata Wali Kota Jayapura Abisai Rollo di Jayapura, Selasa.

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kota Jayapura, khususnya warga yang tinggal di kawasan permukiman kumuh di Dok IX, Distrik Jayapura Utara.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Dalam Negeri yang terus mendampingi dan memberikan perhatian kepada Kota Jayapura," ujarnya.

Pemkot Jayapura terus mendukung program pemerintah pusat dan berkomitmen membantu masyarakat sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Pemerintah terus hadir dan berupaya memberikan pelayanan serta bantuan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan melalui kemampuan anggaran daerah yang tersedia," katanya lagi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung lokasi penanganan kawasan di Dok IX, Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura pada Senin (22/6).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program penataan kawasan kumuh yang meliputi pembangunan sanitasi, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), serta peningkatan infrastruktur permukiman bagi masyarakat.

Menurut Tito, kondisi permukiman di Dok IX masih memerlukan perhatian karena masih ditemukan berbagai persoalan mendasar mulai dari tumpukan sampah, masih minim sistem drainase, jembatan kayu yang sudah tidak layak, hingga akses air bersih yang belum merata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.