Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

45 Orang Tewas dalam Kebakaran Restoran di Bangladesh

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
45 Orang Tewas dalam Kebakaran Restoran di Bangladesh Doc: BBC/EPA
Ket. Kebakaran di gedung-gedung komersial dan pemukiman merupakan hal yang umum terjadi di Bangladesh dan sering kali disebabkan oleh rendahnya kesadaran akan keselamatan.

DHAKA - Sedikitnya 45 orang tewas dalam peristiwa kebakaran pada Kamis (29/2) malam yang terjadi di sebuah restoran biryani populer di bagian bawah properti komersial tujuh lantai di lingkungan kelas atas Bailey Road di ibu kota Bangladesh, Dhaka.

Petugas pemadam kebakaran Bangladesh mengatakan pada Jumat (1/3), kesalahan dalam hal safety adalah penyebab kebakaran. Kemungkinan jumlah korban jiwa akan lebih banyak karena banyak yang dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Seluruh gedung, yang merupakan lokasi sejumlah restoran lainnya, dengan cepat dilalap api yang baru dapat dipadamkan setelah dua jam.

Direktur operasi pemadam kebakaran Rezaul Karim mengatakan kepada AFP, kobaran api diperburuk dengan banyaknya tabung gas untuk memasak yang disimpan secara sembarangan di tangga dan dapur restoran.

"Masyarakat mendengar ledakan beberapa tabung gas saat terjadi kebakaran," ujarnya.

Main Uddin, kepala dinas pemadam kebakaran nasional, mengatakan bangunan tersebut tidak memiliki prosedur keamanan.

"Tidak ada dua tangga atau pintu darurat," katanya kepada AFP."Sebagian besar orang meninggal karena mati lemas."

Petugas pemadam kebakaran sebelumnya mengatakan kepada wartawan, mereka menduga kobaran api bermula ketika salah satu tabung gas secara tidak sengaja terbakar.

Inspektur polisi Bacchu Mia mengatakan kepada AFP, ada korban lain yang meninggal pada Jumat pagi saat dirawat di rumah sakit.

Korban tewas kini 45 orang. Kondisi 15-16 orang luka kritis, ujarnya.

Masyarakat membantu petugas pemadam kebakaran membawa selang dan menyelamatkan orang-orang yang selamat yang memanjat tembok luar ke tempat aman ketika petugas pemadam kebakaran berjuang mengendalikan api.

"Kami berada di lantai enam ketika kami pertama kali melihat asap membubung melalui tangga. Banyak orang bergegas ke atas," kata Sohel, seorang manajer restoran kepada AFP.

"Kami menggunakan pipa air untuk turun dari gedung. Beberapa dari kami terluka saat mereka melompat."

Catatan Keamanan Buruk

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.