Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal Bullying di Sekolah, Ini Pesan Desy Ratnasari untuk Para Orangtua

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 11:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Soal Bullying di Sekolah, Ini Pesan Desy Ratnasari untuk Para Orangtua Doc: ANTARA/Farhan Arda Nugraha
Ket. Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari.

JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Desy Ratnasari mengingatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya peran orang tua dalam mencegah perundungan yang melibatkan anak-anak di lingkungan sekolah.

"Jadi, kita tidak serta merta menyalahkan anak, tapi kita juga wajib introspeksi diri sebagai orang tua, sudah seberapa kenal kita dengan pribadi anak kita, kesulitan yang dihadapi anak," kata Desy dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu, menanggapi kasus perundungan yang terjadi di Binus School Serpong.

Dia menyampaikan salah satu peran penting orang tua dalam mencegah perundungan di sekolah adalah memastikan komunikasi mereka dengan anak terjalin secara baik, bahkan berkesinambungan pula dengan pihak sekolah. Melalui keterbukaan komunikasi itu, anak akan mudah menyampaikan kepada orang tuanya apabila menghadapi kesulitan atau masalah di sekolah.

Desymenyampaikan bahwa orang tua merupakan institusi utama dalam menerapkan kedisiplinan dan moralitas kepada anak.

"Insyaallah (jika optimal pola asuh orang tua maka) di sekolah, akan baik-baik saja. Itu kalau kita tidak mau menyalahkan orang lain," ucap dia.

Selain itu, Desymengingatkan bahwa selain pendidikan moral dan kedisiplinan, diperlukan pula pendidikan agama dalam mencegah perundungan. Ia meyakini dengan penanaman paham keagamaan yang baik, anak akan memiliki akhlak yang baik pula.

Dengan demikian, mereka akan terlatih lebih mengutamakan unsur kebaikan dalam menyelesaikan masalahnya serta menghindari hal-hal emosional yang mengundang pertikaian.

Pentingnya peran dan komunikasi orang tua-anak dalam mencegah perundungan juga disampaikan oleh praktisi kesehatan masyarakat dr. Reisa Broto Asmoro.

Ia mengatakan, komunikasi yang terbuka dan nyaman dengan orang tua adalah salah satu cara untuk mencegah keterlibatan anak dalam perundungan atau bullying, baik sebagai pelaku maupun korban.

"Jadi bisa dibicarakan dengan anak seputar apa yang mereka anggap sebagai perilaku baik dan buruk di sekolah, di lingkungan, maupun di media sosial," ujar Reisa.

Menurut dia, perundungan adalah sebuah masalah yang kompleks, sehingga dibutuhkan penyelesaian yang menyeluruh, yang meliputi semua aspek kehidupan sosial anak, mulai dari lingkaran pertemanannya, keluarga, sekolah, hingga masyarakat.

Keluarga, kata dia, dapat melalukan pencegahan dengan cara mengadopsi pola asuh yang sarat akan cinta kasih, serta menanamkan nilai-nilai agama dalam diri anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.