Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UPN Yogyakarta Kini Miliki Laboratorium Riset Terpadu

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 05:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
UPN Yogyakarta Kini Miliki Laboratorium Riset Terpadu Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X meninjau Gedung Laboratorium Riset Terpadu Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta, Jumat (23/2/2024).

Yogyakarta - Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X meresmikan Gedung Laboratorium Riset Terpadu Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Jumat.

Paku Alam X berharap laboratorium yang dilengkapi sejumlah peralatan canggih itu mampu mendukung kegiatan belajar mengajar serta mendorong riset semakin berkualitas.

"Semoga dengan adanya fasilitas ini segenap sivitas akademika dapat lebih termotivasi mengembangkan riset untuk turut berkontribusi memajukan pendidikan di tanah air," kata dia.

Menurut Paku Alam, perguruan tinggi termasuk UPN "Veteran" Yogyakarta harus berperan mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul, berkualitas, dan berkarakter untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Tentunya ini menjadi langkah nyata dan komitmen UPN 'Veteran' Yogyakarta untuk turut mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045," kata dia.

Dia juga turut mengapresiasi diimplementasikannya konsep "smart campus" dan "smart building" di gedung tersebut sehingga mendukung terciptanya kampus sehat dengan memperhatikan sustainabledevelopmentgoals (SDGs).

Rektor UPN "Veteran" Yogayakarta Mohamad Irhas Effendi mengatakan Laboratorium Riset Terpadu ini dibangun dengan Skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2023.

Laboratorium tersebut, menurut dia, menjadi tonggak UPN untuk menegaskan posisi sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang kebumian, energi, dan lingkungan.

"Ini untuk menegaskan bagaimana cara UPN Yogyakarta mencapai target-target kinerja berbasiskan pada keunggulan yang terdiferensiasi, yaitu pada bidang kebumian, energi, dan juga lingkungan" kata dia.

Selain menjadi sarana peningkatan pembelajaran, laboratorium tersebut akan dioperasikan sebagai penunjang riset baik dari internal sivitas akademika UPNmaupun riset eksternal dan pengabdian masyarakat.

Kepala Laboratorium Terpadu UPN Yogyakarta Joko Soesilo mengungkapkan laboratorium itu dilengkapi sejumlah peralatan canggih seperti alat SEM-MLA, XRD, XRF, RT-PCR, Separasi Mineral, Wavelength Dispersive X-Ray, Mercury Analyzer, Simultaneous Thermal Analyzer, dan UTM Compression.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberadaan SEM-MLA atau Scanning Electron Microscope - Mineral Liberation Analyzer yang menjadi satu-satunya di Indonesia dan tidak tersedia di laboratorium lain.

"Alat SEM-MLA ini memiliki fungsi khusus untuk menganalisis kandungan mineral dalam suatu obyek penelitian dengan pendekatan digital yang lebih efisien," ujar Joko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Olahraga
Marquez Rebut Sprint MotoGP...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.