Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Sleman: TPST Tamanmartani olah sampah jadi bahan bakar

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 21:40 WIB | Oleh:
Bupati Sleman: TPST Tamanmartani olah sampah jadi bahan bakar Doc: ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto
Ket. Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau operasional TPST Tamanmartani saat ujicoba pengolahan sampah, Kamis (21/12/2023).

Sleman - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kustini Sri Purnomo menyebutkan bahwa Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani Kalasan dibangun dengan konsep tidak ada limbah dan mengolah limbah menjadi bahan bakar.

"Teknologi pengelolaan sampah di TPST Tamanmartani merupakan teknologi mengolah sampah menjadi RDF(Refuse Derived Fuel)
merupakan bahan bakar yang dibuat dari hasil pemrosesan atau pengolahan sampah untuk menjadi bahan bakar pengganti batu bara.RDF memiliki nilai ekonomi lebih dibanding sampah yang belum diolah," kata Kustini, di TPST Tamanmartani, Selasa.

Menurut dia, pembangunan TPST Tamanmartani ini sebuah inovasi dalam pengelolaan persampahan di Kabupaten Sleman yang dapat menyelesaikan permasalahan persampahan dengan memperhatikan kondisi lingkungan yang berkelanjutan.

"Operasional TPST Tamanmartani sudah dapat mengolah sampah dengan kapasitas 60 ton per hari dengan menghasilkan RDF sejumlah kurang lebih 45 ton per hari. Dengan rincian 20 ton RDF yang berasal dari sampah anorganik dan 25 ton RDF yang berasal dari sampah organik," katanya pula.

Ia mengatakan RDF yang dihasilkan TPST Tamanmartani dikirim ke PT SBI Cilacap berasal dari sampah organik dan anorganik.

"Sedangkan sampah yang telah dipilah dan laku jual maka akan dijual kepada pelapak sampah, dengan volume per hari mencapai satu hingga hingga dua ton," katanya lagi.

Kustini mengatakan, selain TPST Tamanmartani di Sleman Timur ini, Pemkab Sleman juga sedang membangun TPST Sendangsari di Sleman Barat dengan kapasitas optimal adalah 60 ton per hari yang pada operasional pada tahun ini kapasitasnya sebesar 40 ton per hari.

"Pada 2024 ini Pemkab Sleman merencanakan pembangunan TPST Sleman Tengah I di lokasi yang masih dalam tahap perencanaan. Kapasitas optimalnya adalah 90 ton/hari. Pelaksanaan pembangunan konstruksi ditargetkan pada semester I tahun 2024 dan target operasional Semester II tahun 2024," kata dia.

Kemudian Sleman juga merencanakan pembangunan TPST Sleman Tengah II di lokasi yang masih dalam perencanaan. Kapasitas optimal TPST ini adalah 90 ton/hari.

"Pembangunan konstruksi ditargetkan pada Semester II tahun 2024 dan target operasional pada semester I tahun 2025," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Transjakarta Gelar ajang La...
Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...
Daerah
Bediding Bukan Fenomena Cua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.