Pesawat Milik Pemkab Puncak Terbakar di Bandara Ilaga, Pilot Berhasil Melompat Nihil Korban Jiwa
📅 Senin, 25 Agu 2025, 17:54 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Polres Puncak
TIMIKA - Pesawat jenis Grand Caravan Aviasi Puncak Papua dengan nomor registrasi PK-PPI milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak, Papua Tengah, Senin (25/8) pagi, terbakar di ujung Bandara Aminggaru, Ilaga, namun tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
Kapolres Puncak Komisaris Polisi (Kompol) Mardi Marpaung yang dihubungi dari Timika, Senin, menyebutkan pesawat nahas itu kehilangan kendali, lalu menabrak Pos Pasgat TNI-AU yang berada di ujung landasan Bandara Aminggaru, Distrik Omika, Kabupaten Puncak.
Pilot Andi Reshar dan Kopilot Amianus Wamang berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat ke luar dari dalam pesawat yang terbakar.
"Sekitar pukul 09.40 WIT pesawat tersebut mendarat di Bandara Aminggaru setelah terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika dengan membawa muatan bahan bangunan berupa baja ringan," kata Kompol Mardi Marpaung.
Saat mendarat di Bandara Aminggaru, kondisi pesawat tersebut cukup aman, namun saat berada di ujung landasan pesawat tersebut tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak Pos Pasgat.
Sebaiknya Anda baca juga:

Pesawat jenis grand caravan Aviasi Puncak Papua dengan nomor registrasi PK-PPI milik Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, terbakar di Bandara Aminggaru, Ilaga pada Senin (25/8) pagi. Antara/HO- Istimewa
Lantaran kondisi itu pilot dan kopilot berusaha menyelamatkan diri dengan cara melompat dari dalam pesawat. Sementara di dalam pos jaga milik Pasgat TNI-AU juga terdapat dua personel yang sedang bertugas.
Sontak kedua prajurit TNI AU itu melompat keluar dari dalam pos sebelum pesawat menabrak pos tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang prajurit diantaranya mengalami luka ringan. Adapun pilot dan kopilot langsung diterbangkan ke Timika menggunakan armada pesawat lainnya.
Kapolres Puncak mengatakan jajarannya bersama aparat keamanan lainnya langsung menuju lokasi kejadian sesaat setelah insiden pesawat terbakar di Bandara Aminggaru.
"Aparat gabungan bersama masyarakat mencoba memadamkan api yang muncul akibat dari kecelakaan tersebut dengan peralatan seadanya dikarenakan tidak ada fasilitas pemadam kebakaran di sekitar bandara," ucapnya.
Kebakaran pada pesawat itu bermula dari bagian depan dimana terdapat baling-baling dan mesin. Api dengan cepat menjalar dan membakar hampir sebagian besar badan pesawat hingga tersisa ekor dan kedua sayap pesawat.
Sesuai petunjuk dari Komisi Nasional Penanggulangan Bencana (KNKT) dan Kepala Bandara Ilaga Marthen Letsoin, bangkai pesawat yang terbakar tersebut harus segera dievakuasi dari lokasi kejadian.
"Bangkai pesawat sudah kami evakuasi ke tempat yang aman," kata Kompol Mardi Marpaung. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!