Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Leviathan', Karya Thomas Hobbes yang Lahir Pasca Eksekusi Raja

📅 Senin, 22 Jan 2024, 06:10 WIB | Oleh:
“Leviathan', Karya Thomas Hobbes yang Lahir Pasca Eksekusi Raja Doc: wikimedia

Eksekusi Charles I mengguncang pikiran Thomas Hobbes. Dari Prancis, ia menulis "Leviathan" yang menyatakan masyarakat politik persemakmuran tercipta ketika individu menandatangani kontrak sosial dengan mematuhi aturan, tugas, dan batasan umum.

Pagi itu pada 30 Januari 1649 cuaca begitu dingin. Banyak orang berkumpul di depan Whitehall, London, untuk menonton eksekusi mati Raja Charles I. Tiga hari sebelumnya, ia dinyatakan sebagai seorang tiran, pengkhianat, pembunuh, dan musuh publik oleh Parlemen Inggris.

Hasil persidangan oleh parlemen itu bukan tanpa kontroversi. Di luar sana banyak orang menentang keputusan itu. Mereka yang menentang persidangan mengolok-olok parlemen.

Charles tidak berpartisipasi dalam persidangannya karena dia tidak ingin memberi legitimasi yang menurutnya ilegal. Namun 69 pria menandatangani surat kematiannya ketika parlemen mendorong tindakan untuk mencegah putranya, Charles, naik takhta.

Eksekusi Charles I mengakhiri perselisihan sipil dan perang selama hampir satu dekade di Inggris. Ketika Charles I naik takhta pada 1625 setelah kematian ayahnya, Inggris sudah dilanda ketegangan politik, agama, dan ekonomi. Perang saudara Inggris muncul karena alasan yang rumit dan berlapis-lapis.

Ada tiga sumber utama ketidakpuasan yang dapat digeneralisasikan. Pada akhir masa pemerintahan Elizabeth I, Gereja Inggris, Anglikan, telah memantapkan dirinya sebagai kepala agama kerajaan.

Charles I mempertahankan keyakinannya pada otoritas ilahi, sedangkan parlemen telah memperoleh peran yang lebih penting dalam pemerintahan. Pemerintahan ini bisa menaikkan pajak, membuat undang-undang, dan menganggarkan uang untuk raja.

Ia yang menghadapi kebutuhan akan lebih banyak uang setelah perang yang menghancurkan dengan Spanyol, membutuhkan parlemen untuk menaikkan pajak. Pada awalnya, mereka menolak, dan raja mencari cara lain yang lebih tidak populer untuk mengumpulkan uang.

Pada 1628, Parlemen mengajukan daftar tuntutan kepada raja sebagai imbalan atas pajak baru. Charles menyetujuinya tetapi kemudian membubarkan parlemen. Dia tidak akan mengadakan sidang selama sebelas tahun berikutnya.

Pertarungan kemauan ini akan berubah menjadi peperangan antara kaum royalis, kaum Cavalier, dan para pendukung parlemen. Perang saudara yang terjadi kemudian memakan banyak biaya dan ini akan menjadi konflik paling berdarah di tanah Inggris.

Keluarga dan komunitas terbagi di antara kedua kubu. Hampir 5 persen penduduk akan kehilangan nyawa seiring dengan kerugian ekonomi yang besar. Dengan latar belakang perang saudara Inggris, Thomas Hobbes menulis karya penting Leviathan: Or the Matter, Forme and Power of a Commonwealth Ecclesiastical and Civil.

Leviathan diterbitkan pada 1651, hanya dua tahun setelah pemenggalan kepala Raja Charles I. Karya ini menyajikan pandangan Hobbes tentang sifat manusia dan penciptaan masyarakat melalui kontrak sosial.

Hobbes lahir di dekat Malmesbury, Inggris, pada 1588. Ayahnya adalah seorang vikaris paroki setempat. Setelah perkelahian di depan gerejanya dan skandal terkait, ayah Hobbes meninggalkan anak-anaknya. Terpaksa perawatan anak-anaknya diserahkan ke saudaranya.

Paman lainnya, seorang pedagang, berkontribusi pada pendidikan Hobbes. Sudah fasih berbahasa klasik, Hobbes masuk Oxford untuk belajar pada usia empat belas tahun. Pada 1608, setelah meninggalkan universitas, ia dipekerjakan sebagai guru privat untuk putra Lord Cavendish, yang kemudian menjadi Earl of Devonshire.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.