Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSPP Sediakan Layanan Kanker bagi Peserta BPJS Kesehatan

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 20:06 WIB | Oleh:
RSPP Sediakan Layanan Kanker bagi Peserta BPJS Kesehatan Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. Direktur Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Neny Herawati, dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (10/1).

JAKARTA - Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) menyediakan layanan kanker bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Diharapkan semakin banyak pasien kanker yang bisa disembuhkan.

"Karena pengobatannya bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga tidak perlu khawatir soal biaya pengobatannya," ujar Direktur RSPP, Neny Herawati, dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (10/1).

Neny memastikan, sumber daya medis di RSPP mumpuni baik peralatan yang cukup canggih dan dokter berpengalaman. Hal ini penting mengingat Tidak banyak rumah sakit yang menyediakan layanan kanker dengan menggunakan BPJS Kesehatan.

"Untuk layanan lainnya masih dalam proses pengajuan ke pihak BPJS dan mudah-mudahan dapat direalisasikan di trimester pertama 2024 ini," jelasnya.

Jalin Kolaborasi

Dia mengungkapkan, RSPP menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk layanan kanker ini. Salah satunya, RSPP menjadi member Mayo Clinic Care Network (MCCN) sejak tahun 2023, pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Neny menerangkan, RSPP dapat mengakses berbagai pengetahuan dan keahlian dari tim Mayo Clinic, termasuk diskusi mengenai pengobatan kanker, dan pengobatan layanan dan penyakit lainnya. Hal itu keuntungan bagi setiap tenaga medis di IHC RSPP untuk meningkatkan kemampuan di skala internasional.

"Karena Tim Medis IHC RSPP dapat melakukan teleconference dan secara langsung dengan para ahli kesehatan dari Mayo Clinic dan tentunya edukasi medis," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya menggandeng beragam komunitas kesehatan dari warga sekitar khususnya Jakarta Selatan dan para dokter diluar RSPP, seperti komunitas kanker, komunitas diabetes, dan sebagainya. Kolaborasi itu termasuk edukasi kesehatan sebagai langkah preventif.

"Kami juga berkolaborasi dengan beberapa bank untuk kemudahan pembayaran, seperti cicilan. Kemudahan itu diharapkan dapat meringankan beban pasien, karena tidak harus membayar tagihan dalam jumlah besar sekaligus," ucapnya.

Neny menyebut sistem layanan administrasi pendaftaran pasien juga dibuat dengan digitalisasi mulai dari hulu ke hilir. Hal itu demi memudahkan pasien yang akan berobat di RSPP.

"Pasien tak perlu datang ke rumah sakit untuk mendaftar berobat, cukup gunakan WA dari mobile phone atau gadget pasien. Nanti sistem yang akan merespon dari pendaftaran, pembayaran hingga hadir didepan dokter. Semudah itu. Atau jika ingin menelpon, bisa kontak call center RSPP di 150442 yang standby 24 jam," tuturnya. (ruf)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.