Perguruan Tinggi Unggul Butuh Kebebasan Lebih
📅 Sabtu, 30 Des 2023, 06:59 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rupBagaimana pandangan Bapak soal merger PTS?
Merger, penyatuan, atau penggabungan merupakan alternatif bagus oleh pemerintah. Bisa diatur sedemikian rupa agar memudahkan. Pemerintah tujuannya agar perguruan tinggi memiliki kemampuan finansial, daya tampung besar, kemampuan melayani bagus.
Ini kadang terkendala aturan yang sulit, prosesnya lama, dan kesadaran PTS tidak mudah karena mereka punya aset, value, serta kebanggaan. Jadi, mesti sama-sama berpikir pendidikan ke depan, pemerintah bisa memfasilitasi. Alih kelola saja tidak mudah, prosesnya panjang.
Apa target ke depan sebagai Rektor Untar?
Sebaiknya Anda baca juga:
Kami berusaha menjadi salah satu perguruan tinggi internasional. Tagline kami Untar untuk Indonesia dan Untar untuk Dunia. Jadi target kami layanan dan capaian tidak hanya nasional, tapi internasional. Kami bangun kolaborasi dengan perguruan tinggi internasional untuk peningkatan standar baik akreditasi internasional, peningkatan rating dan pemeringkatan internasional, publikasi internasional, pengabdian internasional.
Secara nasional diperkuat dengan masuk ke daerah membantu pemda, tapi internasional juga kita upayakan. Sekarang sudah terjadi seperti pertukaran pelajar, mengirim dosen keluar negeri, penelitian kolaborasi internasional juga. Jadi, target dua tiga tahun ke depan kita perkuat posisi Untar di internasional.
Di ulang tahun ke-65 Untar, apa harapan Bapak ke depannya?
Sebaiknya Anda baca juga:
Harapan kami, Untar semakin dewasa, mapan dalam melayani, berkualitas secara nasional dan internasional, banyak karya yang dirasakan masyarakat. Alumninya lebih hebat di masyarakat. Kami ingin Untar berkiprah lebih banyak lagi bagi kesejahteraan masyarakat untuk mendukung pembangunan melalui penyediaan SDM unggul. Itu tekad kami bersama.
Tahun depan, momen ulang tahun 65 kita bisa membuat rangkaian acara yang bisa dinikmati masyarakat terutama untuk menunjukkan Untar punya kepedulian di berbagai kegiatan masyarakat seperti UMKM, stunting, kesehatan mental, dan kegiatan lain yang bisa dirasakan masyarakat.

Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!