Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Pemudik ke Sumsel Diprediksi Naik 20 Persen pada Natal 2023

📅 Kamis, 07 Des 2023, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jumlah Pemudik ke Sumsel Diprediksi Naik 20 Persen pada Natal 2023 Doc: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Ket. Gerbang jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) untuk ruas Indralaya - Prabumulih di Sumatera Selatan, Kamis (30/8/2023).

Palembang - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatra Selatan memperkirakan jumlah pemudik yang berkunjung ke wilayah itu naik 20 persen atau 1 juta orang pemudik pada Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

"Jumlah pemudik pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 2023 mencapai sebanyak 5 juta pemudik. Maka, pada musim libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diprediksi naik 1 juta orang mudik ke Sumsel," kata Kepala Dishub Sumsel Ari Narsa di Palembang, Rabu.

Ia menjelaskan lonjakan pemudik saat Natal akan terjadi pada tanggal 23 - 24 Desember 2023. Sedangkan, puncak arus balik terjadi pada tanggal 2-3 Januari 2024.

Maka dari itu, Dishub Sumsel bersama semua pihak pemangku kepentingan akan mendirikan posko pelayanan mudik di beberapa titik yang dilewati para pemudik.

"Kami sudah melakukan rapat koordinasi pembahasan kesiapan penyelenggaraan tapi belum final. Diantaranya akan menyiapkan Posko Nataru di beberapa titik bersama pihak terkait, seperti di Pelabuhan Tanjung Api-Api," jelasnya.

Menurut dia, daerah rawan macet akan terjadi di jalan-jalan nasional, seperti di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di Jalan Indralaya-Palembang, KM 12 Palembang-Betung dan Sekayu. Titik lainnya di jalur Lintas Tengah (Jalinteng) di Prabumulih, Muara Enim, dan Martapura OKU Timur.

Kemudian, di Kota Palembang, mulai dari pintu keluar tol Keramasan hingga Jalan Alang-Alang Lebar, dan KM 12 serta lainnya. Selain itu, pasar tumpah juga menimbulkan kemacetan. Pasar tumpah ini berada di beberapa lokasi, seperti di Pasar Indralaya (Ogan Ilir), Pasar Tugu Mulyo (Ogan Komering Ilir), Pasar Sungai Lilin/Banyung Licir (Musi Banyuasin), Pasar Padang Tepong, Pasar Pendopo, Pasar Tebing Tinggi (Empat Lawang) dan Pasar Jarai (Lahat).

Oleh sebab itu, Ari mengimbau untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas karena melakukan perjalanan di waktu yang bersamaan.

"Kemudian agar mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.