Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia Keluar dari Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok

📅 Kamis, 07 Des 2023, 15:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Italia Keluar dari Inisiatif Sabuk dan Jalan Tiongkok Doc: AFP/Jiji
Ket. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

MILAN - Italia secara resmi menarik diri dari inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative) global Tiongkok yang berupaya memperdalam hubungan dengan negara-negara asing melalui investasi infrastruktur, media Italia melaporkan pada Rabu (6/12).

Dikutip dari Associated Press, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni sebelumnya telah mengisyaratkan niat Italia untuk menarik diri dari perjanjian tersebut. Surat kabar Corriere della Sera melaporkan bahwa surat berisi pemberitahuan resmi telah dikirim ke Beijing dalam beberapa hari terakhir. Kantor Meloni menolak mengomentari berita tersebut.

Italia menjadi negara G7 pertama yang menandatangani inisiatif ini pada 2019, ketika pemerintahan yang dipimpin partai Gerakan Bintang Lima yang populis dan anti-kemapanan mempromosikan inisiatif tersebut sebagai cara untuk meningkatkan perdagangan dengan Tiongkok sekaligus mendapatkan investasi dalam proyek infrastruktur besar.

Pada tahun-tahun berikutnya, defisit perdagangan Italia dengan Tiongkok telah membengkak dari 20 miliar euro menjadi 48 miliar euro. Investasi di pelabuhan-pelabuhan Italia yang diberitakan di berita utama surat kabar tidak pernah tercapai.

Meloni, yang menjadi oposisi pada saat itu, sejak awal menentang kesepakatan tersebut. Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani mengatakan pada musim panas ini bahwa Italia belum "mendapatkan hasil yang baik" dari perjanjian tersebut.

Para analis mengatakan Italia mempunyai sedikit insentif untuk melanjutkan pakta tersebut, dan Tiongkok dapat kembali menggunakan narasi menyelamatkan muka Italia yang keluar dari perjanjian tersebut karena tekanan AS.

Inisiatif ini melibatkan perusahaan-perusahaan Tiongkok yang membangun transportasi, energi, dan infrastruktur lainnya di luar negeri yang didanai oleh pinjaman bank pembangunan Tiongkok.

Tiongkok telah membangun pembangkit listrik, jalan raya, rel kereta api, dan pelabuhan di seluruh dunia serta memperdalam hubungan Tiongkok dengan Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah.Hal ini merupakan bagian utama dari dorongan Presiden Tiongkok Xi Jinping agar Tiongkok memainkan peran yang lebih besar dalam urusan global.

Lebih dari 150 negara telah menandatangani perjanjian Belt and Road dengan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

17 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
Inggris Hadapi Ancaman Rese...
Nasional
RI Butuh Lebih Banyak Wirau...

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.