Investasi ke Sektor Pertanian Harus Lebih Besar
📅 Jumat, 24 Nov 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiInvestasinya semestinya on farm dan off farm secara berbarengan, sehingga kata kuncinya rantai nilai dari pertanian bisa didistribusikan ke petani sehingga kaum muda akan mau kembali ke sektor pertanian," kata Yakub.
Investasi on farm, jelasnya, bisa berupa benih unggul di sektor pangan dan hortikultura agar kuantitas dan kualitas bisa menghadang produk impor dan memenuhi kebutuhan nasional.
Di on farm juga memerlukan investasi teknologi digital dan machinery yang sesuai dengan karakteristik petani nasional yakni pertanian keluarga dan skala kecil.
"Sedangkan di off farm adalah membuat dunia pertanian jadi keren, bersih, dan menguntungkan sehingga generasi muda terbaik mau ke sektor pertanian. Investasi bisa sukses kalau bisa menarik kaum muda terbaik dan juga menahan laju konversi lahan. Untuk itu on farm dan off farm harus menguntungkan dan menarik kaum muda terbaik," papar Yakub.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan Indonesia memang perlu investasi di sektor pertanian dari hulu sampai hilir. Di hulu misalnya, perlu optimalisasi pabrik pupuk yang sudah ada. "Kalau produksinya tidak mencukupi, buat pabrik baru supaya petani mudah dapat pupuk, jangan impor pupuk," kata Esther.
Selain itu, dia memandang penting untuk memproduksi sarana prasarana pertanian. Berikutnya adalah investasi di bidang pendidikan dengan mengirim sarjana pertanian ke luar negeri dengan beasiswa, kemudian diminta balik untuk bangun sektor pertanian. "Tidak kalah penting mengadakan sekolah lapang dan bimbingan teknis untuk petani agar produksinya melimpah," kata Esther.
Begitu pula dengan investasi di bidang research and development untuk inovasi bibit unggul agar panen melimpah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!