Kwarda Jateng Dorong Banyumas Jadi Percontohan Pengembangan Kepramukaan
📅 Selasa, 19 Mei 2026, 13:35 WIB | Oleh: SriyonoPURWOKERTO - Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Tengah (Jateng) Slamet Budi Prayitno mendorong Kabupaten Banyumas menjadi percontohan pengembangan gerakan kepramukaan di provinsi itu, karena dinilai memiliki kemajuan yang konsisten dan dukungan kuat dari pemerintah daerah.
"Pramuka Banyumas ini istimewa. Regenerasinya bagus dan dukungan majelis pembimbingnya luar biasa," katanya dalam Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas dan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas Masa Bakti 2026-2031 di Pendopo Si Panji Purwokerto, Banyumas, Selasa (19/5).
Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Banyumas Masa Bakti 2026-2031 diketuai Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, sedangkan Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas Masa Bakti 2026-2031 kembali diketuai oleh Agus Nur Hadie (Ketua Kwarcab Banyumas Masa Bakti 2021-2026).
Lebih lanjut, Slamet mengatakan Banyumas sejak lama dikenal sebagai salah satu kwartir cabang berprestasi di Jawa Tengah, termasuk dalam kegiatan lomba tingkat, pembinaan generasi muda, hingga pengembangan organisasi kepramukaan.
Ia mengenang saat menjadi anggota Pramuka SMP Negeri 1 Purwokerto yang mewakili Banyumas dalam Lomba Tingkat (LT) IV di Pati dan berhasil menjadi juara tingkat Jawa Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kalau dari tahun 1971 sampai sekarang masih luar biasa, menurut saya memang Pramuka Banyumas ini istimewa," katanya.
Menurut dia, Banyumas juga menjadi kwartir cabang dengan dukungan anggaran terbesar di Jawa Tengah dan tetap mampu membangun sanggar kepramukaan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mendukung pengembangan gerakan pramuka, termasuk pembangunan sanggar yang dinilai dapat menjadi contoh pusat pendidikan kepramukaan modern di Jawa Tengah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya tadi menanyakan pembangunan sanggar itu jalan terus. Banyumas satu-satunya di Jawa Tengah yang sedang membangun sanggar semegah itu," katanya.
Ia mengatakan semangat budaya Banyumasan, khususnya karakter "Bawor" yang jujur, terbuka, rukun, dan gotong royong, dapat menjadi fondasi pendidikan karakter generasi muda melalui gerakan Pramuka.
Ia mendorong Gerakan Pramuka Banyumas menjadi pelopor pelestarian lingkungan, terutama di kawasan Baturraden yang mulai menghadapi ancaman banjir dan longsor.
Selain itu, dia mengapresiasi keberadaan Bumi Perkemahan Kendalisada yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi pusat inovasi dan laboratorium pendidikan karakter pemuda.
Dalam arahannya, dia menekankan pentingnya digitalisasi keanggotaan melalui platform "Ayo Pramuka" yang diluncurkan Kwartir Nasional.
Ia meminta seluruh kwartir aktif mengunggah kegiatan kepramukaan agar aktivitas dan capaian gerakan pramuka dapat terdokumentasi secara nasional. "Kita sebenarnya sangat aktif, tetapi belum banyak yang mengunggah kegiatan di platform digital," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!