Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Batu kembangkan konsep desa wisata tematik gaet wisatawan

📅 Senin, 30 Okt 2023, 22:21 WIB | Oleh:
Pemkot Batu kembangkan konsep desa wisata tematik gaet wisatawan Doc: Antara/Muhammad Mada
Ket. Foto arsip - Pengunjung menunjukkan bunga matahari yang dipetik di Ladang Bunga Matahari Pandanrejo, Bumiaji, Batu, Jawa Timur, Kamis (16/3/2023).

Kota Batu, Jawa Timur -- Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur menyiapkan langkah untuk mengembangkan potensi desa wisata tematik atau keunggulan tiap-tiap wilayah dalam upaya meningkatkan minat kunjungan wisatawan secara berkelanjutan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai di Kota Batu, Senin mengatakan bahwa di wilayah tersebut, ada 20 desa dan empat kelurahan yang memiliki potensi tematik berbeda yang harus dikembangkan untuk menarik wisatawan.

"Dari 24 desa dan kelurahan ini, akan berbeda-beda (potensi desa wisatanya). Wisatawan tinggal memilik mana yang ingin dikunjungi," kata Aries.

Aries menjelaskan, potensi tematik atau keunikan tiap-tiap desa atau kelurahan yang berbeda tersebut, akan memberikan pengalaman baru bagi wisatawan agar tetap berkunjung ke wilayah tersebut secara berkelanjutan dan bukan hanya dalam satu waktu tertentu.

Menurutnya, dengan mengangkat masing-masing potensi desa wisata tematik tersebut, pada akhirnya juga diharapkan mampu memutar roda perekonomian setempat, mengingat wilayah Kota Batu merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di wilayah Jawa Timur.

"Karena belum merasakan pengalaman antara satu desa dengan lainnya, (maka wisatawan) akan terus berkunjung ke Kota Batu," katanya.

Ia menambahkan, salah satu contoh potensi desa wisata tematik di Kota Batu adalah Desa Beji, di Kecamatan Junrejo, yang merupakan sentra penghasil tempe. Potensi tematik tersebut, bisa dikembangkan untuk menarik wisatawan yang dimotori oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Kemudian, lanjutnya, Desa Gunungsari, yang berada di Kecamatan Bumiaji, memiliki potensi wisata tematik dari keberadaan ternak sapi perah. Potensi tersebut, bisa diperkenalkan kepada para wisatawan dan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan tempat-tempat wisata lain.

"Ketika wisatawan datang, itu bisa memerah susu sapi sendiri, kemudian langsung diminum. Jadi ini adalah potensi yang berbeda-beda. Kami akan mengangkat tematik potensi desa wisata," katanya.

Pemerintah Kota Batu menargetkan kunjungan wisatawan pada 2023 mengalami peningkatan signifikan dan mencapai sepuluh juta orang, setelah pada tahun sebelumnya tercatat ada sebanyak 7,4 juta wisatawan berkunjung ke wilayah tersebut.

Saat ini, tercatat hingga Oktober 2023, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu sudah mencapai tujuh juta orang, dan diharapkan akan terus mengalami peningkatan seiring menjelang datangnya akhir tahun dan musim libur panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.