Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi bagi Wisatawan

5 Kamis, 03 Sep 2026, 07:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi bagi Wisatawan Pemprov Sumut Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi bagi Wisatawan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menerima Ikatan Cendekiawan Karo di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (2/9/2026).

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan jalur alternatif Medan–Berastagi di Kabupaten Karo bagi wisatawan yang ingin berwisata ke Tanah Karo.

"Target maksimal pengerjaan intervensi fisik ini mulai berjalan pada 2027 hingga selesai pada 2028–2029. Jalur alternatif ini difokuskan untuk kendaraan wisata atau roda enam ke bawah," ujar Gubernur Sumut, Bobby Nasution, usai menerima Ikatan Cendekiawan Karo di Berastagi, Kabupaten Karo, Rabu (02/9).

Jalur alternatif ini, katanya, dapat mengurai kemacetan menjelang akhir pekan maupun libur nasional sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalur utama Jalan Jamin Ginting.

Berastagi telah lama menjadi kota wisata di dataran tinggi Karo berjarak sekitar 66 kilometer selatan Kota Medan menawarkan pesona alam dengan udara sejuknya disertai pemandangan dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Sibayak dan Sinabung.

"Sementara untuk jalur logistik, tetap kami arahkan melewati rute utama Jalan Jamin Ginting yang ada saat ini," katanya.

Ia mengatakan pembangunan jalan tol Medan–Berastagi tetap didorong agar masuk cetak biru di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Oleh karena pembangunan jalan tol tersebut membutuhkan waktu yang panjang, Pemprov Sumut mengambil langkah cepat mengintervensi sejumlah ruas jalan yang ada saat ini.

"Ruas jalan ini milik pemerintah pusat, provinsi, dan dua kabupaten, yakni Deli Serdang serta Karo untuk dijadikan jalur alternatif, khusus kendaraan wisata," katanya.

Ia menilai intervensi kawasan wisata di Karo ini juga perlu dilakukan secara masif, khususnya kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Berastagi dan Tugu Perjuangan Berastagi.

Pemprov Sumut tidak membangun fasilitas komersial berskala besar, seperti mal maupun hotel, tetapi lebih memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar kawasan.

"Kami ingin intervensi kawasan ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal, seperti yang pernah kami lakukan saat meremajakan kawasan Kota Lama Medan," ujar Bobby.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Provinsi Sumut Chandra Dalimunthe menjelaskan pemetaan teknis sejumlah ruas diintervensi ini guna mendukung jalur alternatif Medan–Berastagi.

"Salah satunya pelebaran Medan–Namorambe–Sembahe. Mulai kawasan Simpang Poci di Jalan Jamin Ginting, kendaraan wisata diarahkan ke kiri menuju rute alternatif pelebaran jalan dari empat menjadi enam hingga delapan meter," katanya.

Sukarya Sinulingga, perwakilan Ikatan Cendekiawan Karo, menyambut positif rencana pembangunan dan pemetaan jalur alternatif ini.

Menurutnya, skema tersebut berpotensi mengatasi sedikitnya empat titik kemacetan yang selama ini menghambat mobilitas masyarakat, serta distribusi logistik dari Karo menuju Medan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Karo, kami sangat gembira dengan kabar ini. Tentunya kami akan terus mendukung pembangunan ini," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

Dishub: Pemerintah Siapkan Tiga Pelabuhan Alternatif untuk Antisipasi Kepadatan Nataru 2026-2027

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.