Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Terbaru, KPU Kota Yogyakarta Mulai Data Daftar Pemilih Tambahan

📅 Minggu, 22 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Terbaru, KPU Kota Yogyakarta Mulai Data Daftar Pemilih Tambahan Doc: ANTARA/HO
Ket. Logo Komisi Pemilihan Umum.

Yogyakarta - Berita terbaru, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai mendata daftar pemilih tambahan (DPTb) setelah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 321.645 orang.

"Kami saat ini masih merekap untuk bulan ini, masih berproses belum sampai 200-an," kata Ketua KPU Kota Yogyakarta Hidayat Widodo di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut Hidayat, sebagian besar masyarakat yang mengajukan pindah memilih di Kota Yogyakarta karena urusan pendidikan, sebagian lainnya karena pekerjaan, dan ada pula yang karena urusan keluarga.

"Alhamdulillah tidak ada karena terkait bencana. Kami masih konsentrasi untuk sosialisasi biar tidak ada yang mendadak seandianya mengurus pindah memilih," kata dia.

Dia mengatakan pemilih dapat mengurus dokumen pindah memilih selambat-lambatnya 30 hari sebelum pemungutan suara, yakni pada tanggal 15 Januari 2024 dengan langsung mendatangi Kantor KPU Kota Yogyakarta, PPK di tingkat kecamatan, atau PPS di level kelurahan.

"Khusus karena alasan pekerjaan dan pendidikan masih kami layani sampai 15 Februari 2024. Kami berharap yang ingin pindah memilih segera mengurus agar bisa diproses sebelum tanggal 15 Februari," kata dia.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara dan Perencanaan Data, Informasi KPU Yogyakarta Erizal menambahkan masyarakat yang mengajukan pindah memilih harus dipastikan dulu yang bersangkutan sudah terdaftar di TPS daerah asal.

Menurut dia, sejumlah alasan yang memungkinkan masyarakat dapat mengurus pindah memilih, antara lain bertugas di tempat lain, menjalani rawat inap atau mendampingi pasien rawat inap (sakit).

Alasan lainnya karena tertimpa bencana, menjadi tahanan rutan atau lapas/menjadi terpidana, penyandang disabilitas yang dirawat di panti sosial atau panti rehabilitasi, menjalani rehabilitasi narkoba, bekerja di luar domisili, menjalani tugas belajar atau menempuh pendidikan menengah atau tinggi, dan pindah domisili.

Erizal menyebutkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 di Kota Yogyakarta sebanyak 321.645 orang pemilih, terdiri atas 166.851 pemilih perempuan dan 154.794 pemilih laki-laki.

DPT tersebut didominasi pemilih muda dari kalangan milenial (usia 25-39 tahun) mencapai 87.337 atau 27 persen dan Gen Z (usia 17-24 tahun) mencapai 56.856 atau 18 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.