Laga Ideal, Empat Unggulan Teratas Bertemu di Semifinal
📅 Jumat, 11 Sep 2026, 07:08 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraNEW YORK – Untuk US Open kali ini benar-benar ideal di mana empat petenis unggulan teratas akhirnya bertemu di semifinal. Aryna Sabalenka kembali memburu sejarah dengan menghadapi Jessica Pegula. Sedangkan juara 2023 Coco Gauff harus menghadapi Elena Rybakina yang baru saja memastikan diri sebagai petenis nomor satu dunia. Dua laga ini menjanjikan pertarungan ketat menuju final di Flushing Meadows.
Untuk pertama kali sejak Wimbledon 2009, keseluruhan empat unggulan teratas tunggal putri sebuah Grand Slam berhasil menembus semifinal. Sabalenka, Rybakina, dan Gauff datang sebagai juara Grand Slam. Sedangkan Pegula masih memburu gelar major pertamanya.
Sabalenka, juara dua edisi terakhir, berpeluang mencetak hat-trick gelar US Open. Petenis Belarusia itu sudah enam tahun beruntun mencapai semifinal New York. Kini daahanya membutuhkan dua kemenangan untuk menjadi perempuan pertama sejak Serena Williams pada tahun 2012-2014 yang mampu meraih tiga gelar US Open secara berturut-turut.
Namun, langkah Sabalenka tidak mudah. Dia harus bekerja keras melewati juara Wimbledon Linda Noskova pada perempat final. Sabalenka akhirnya menang 7-6 (7-1), 3-6, 7-6 (10-7) dalam duel yang berlangsung sengit. Di semifinal, Sabalenka kembali bertemu lawan yang sudah sangat dikenalnya, Pegula. Ini menjadi pertemuan ketiga berturut-turut mereka di US Open. Sabalenka mengalahkan Pegula di final 2024 dan kembali menyingkirkannya di semifinal tahun lalu.
Secara head-to-head, Sabalenka masih unggul 9-4. Namun, Pegula menang dua dari tiga pertemuan terakhir, termasuk semifinal Berlin tahun ini ketika ia bahkan merebut set penentuan dengan skor telak 6-0. “Menarik melihat rivalitas kami. Dia mengalahkan saya di sini dalam beberapa tahun terakhir,” kata Pegula. “Saya memang sudah beberapa kali mengalahkannya, mungkin di panggung yang lebih kecil. Jadi, itu menjadi tantangan yang harus saya lewati,” tambahnya.
Pegula melangkah ke semifinal setelah bangkit mengalahkan sesama petenis Amerika Serikat, Emma Navarro, 3-6, 6-4, 6-3. Ini merupakan semifinal Grand Slam keduanya tahun ini setelah Australia Open. Petenis 32 tahun itu juga telah mencapai lima final sepanjang musim, terbanyak di WTA Tour. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!