Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalsel Optimalkan Taman Konservasi untuk Selamatkan Anggrek dari Karhutla

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 17:08 WIB | Oleh:
Kalsel Optimalkan Taman Konservasi untuk Selamatkan Anggrek dari Karhutla Doc: ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Ket. Salah satu tanaman anggrek yang langka di Kalimantan yakni spesies Phalaenopsis Gigantea, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (11/10).

BANJARMASIN - Dewan Pengurus Daerah Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Kalimantan Selatan mengoptimalkan delapan taman konservasi untuk menyelamatkan habitat tanaman anggrek dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (kathutla) di 13 kabupaten dan kota di daerah itu.

"Di Kalimantan ada sekitar 3.000 anggrek spesies, langkah kita adalah mengerahkan pengurus di kabupaten untuk memindahkan habitat dari lokasi rawan karhutla ke taman konservasi," kata Ketua DPD PAI Kalsel Arinda Dian Susanti di Banjarmasin, Rabu.

Dia menyebutkan delapan taman konservasi anggrek itu tersebar di Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Balangan.

"Hingga saat ini belum ada anggrek yang terdampak karhutla, namun meskipun api karhutla tidak secara langsung mengenai tanaman anggrek, tetapi asap dan hawa panasnya dapat menghambat pertumbuhan bunga anggrek spesies," ucapnya.

Menurut dia, jikakarhutla dibarengi musim panas terus berkepanjangan, habitat anggrek spesies yang langka dapat terancam punah, terlebih anggrek spesies membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berbunga, bahkan ada juga yang membutuhkan waktu hingga 20 tahun.

Ia mengatakan meskipun lokasi kebakaran di Kalsel didominasi lahan gambut, hal itu tetap mengancam keberadaan anggrek karena habitat hidupnyadi Kalsel tidak hanya di hutan tetapi di lahan gambut atau daerah rawa.

Diamengatakan tanaman anggrek memiliki banyak manfaat selain dari sisi keindahan, salah satunya sebagai tanaman penyumbang oksigen untuk udara yang bersih.

Arinda menjelaskan kepunahan tanaman anggrek tidak hanya disebabkan karhutlatetapi juga upaya alih fungsi hutan yang tidak memperhatikan keberadaan dan kelestarian anggrek.

Dirinya menyesalkan pihak yang tidak memberikan perhatian terhadap pelestarian anggrek, padahal Kalimantan merupakan tempat habitat terbanyak anggrek spesies dari total 5.000 spesies di Indonesia, 3.000 spesies di antaranya di Pulau Kalimantan.

Dia berharap, pemerintah daerah segera menemukan solusi mengatasi karhutla yang setiap tahun terus terjadi di Kalsel. Apalagi saat ini musimkemarau panjang tentu berdampak buruk terhadap proses pertumbuhan segala jenis tanaman.

"Kita upayakan dengan maksimal untuk menyelamatkan anggrek dari ancaman karhutla," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.