Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belajar Ekosistem Bakau di Kebun Raya Mangrove Surabaya

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Dari jumlah tersebut, BRIN sebagai pengelola telah meregistrasi 17 jenis mangrove koleksi KRMS. Nantinya, koleksinya akan dimanfaatkan sebagai bahan baku tanaman obat dan produk pangan berbasis teknologi canggih, yang mana ini terkait dengan fungsi konservasi dan penelitian.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, bahwa dari tanam mangrove berpotensi untuk diolah menjadi berbagai bahan pangan atau minuman, seperti selai atau sari minuman. Untuk itu pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng BRIN.

"Alhamdulillah, kita hari ini rapat dengan BRIN dan direktur yang membidangi terkait mangrove ini dan sayamatur nuwun(berterima kasih). Sehingga mangrove ini bisa diresmikan menjadi kebun raya mangrove pertama di Indonesia," tutur Eri seperti dikutip dari lamansurabaya.go.id.

Untuk fungsi ekowisata dan edukasi masyarakat kisa bisa datang untuk melihat aneka spesies mangrove secara langsung. Meski telah diresmikan untuk saat ini masyarakat yang ingin berkunjung belum dipungut biaya masuk dan menikmati KRMS.

Dengan menjadikan kebun raya ini sebagai tempat wisata, diharapkan masyarakat juga bisa teredukasi dengan mendapat pengetahuan mengenai manfaat berbagai jenis tanaman mangrove serta fungsinya secara ekologis.

"Masyarakat bisa semakin tahu, juga untuk anak-anak sekolah atau pelajar, kebun raya mangrove ini sangat bisa menjadi sarana edukasi, pembelajaran bagi mereka," ujar Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti, seperti dikutip dari kantor beritaAntara.

Tempat Wisata

Berfungsi sebagai tempat wisata, KRMS telah dibangun berbagai fasilitas pendukung. Telah dibangun jalan bercabang-cabang sebagai sarana bagi pengunjung mengeksplorasi kebun raya ini. Telah dibangun pula menara pandang dengan tinggi 12 meter untuk melihat suasana sekeliling dari ketinggian.

Fasilitas lainnya adalah dermaga perahu. Dermaga ini sebagai sandar perahu yang digunakan wisatawan untuk berkeliling area KRMS menyusuri Kali Kebonagung sepanjang 5,4 kilometer. Tersedia juga area piknik dimana pengunjung bisa menggelar tikar sambil menikmati bekal makanan dan minuman dari rumah.

Sebuah jembatan gantung terbuat dari kayu dan bambu sepanjang sekitar 30 meter telah berdiri kokoh untuk menyambungkan kawasan Mangrove Gunung Anyar dan Mangrove Medokan Sawah yang dibelah Kali Kebonagung.

Di KRMS juga telah dibangunjogging tracksepanjang 630 meter yang terbuat dari kayu. Ada juga arena tempat bermain kendaraanall terrain vehicle(ATV) mengelilingi area. Fasilitas ini tergolong baru agar wisatawan mendapatkan bermacam kegiatan selama berada di kebun raya mangrove pertama di dunia ini.

Fasilitas lainnya di KRMS adalah musala, ruang pertemuan, galeri, dan toilet. Untuk sementara, pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis. Pengunjung hanya dikenakan tarif parkir dengan tarif 5.000 rupiah untuk motor dan 10.000 rupiah untuk kendaraan roda empat. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.