Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dugaan Penghinaan kepada Presiden Diselidiki

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Dugaan Penghinaan kepada Presiden Diselidiki Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di Jakarta.

JAKARTA - Dugaan kasus penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo oleh pengamat politik Rocky Gerung dan Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun, mulai diselidiki Polda Metro Jaya.

"Tim penyelidik sedang melaksanakan serangkaian kegiatan penyelidikan sebagai tindak lanjut dua laporan polisi terhadap dua orang tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Rabu (2/8).

Ade Safri akan memanggil sejumlah ahli untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Dia juga akan melakukan klarifikasi terhadap para pelapor dan memeriksa para saksi. Langkah lain adalah klarifikasi terhadap para pakar seperti ahli pidana, bahasa, sosiologi hukum, dan ahli ITE.

Sebelumnya, dua laporan polisi tersebut dilayangkan oleh Ketua Relawan Indonesia Bersatu, S Hidayat Hasibuan, Senin (31/7). Laporan kedua dari politikus Ferdinand Hutaean, Selasa (1/8). Keduanya melaporkan Rocky Gerung dan Refly Harun atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Mereka menilai Rocky Gerung telah menghina melalui ucapan yang dinilai tidak etis terhadap Kepala Negara. Sedangkan untuk Refly Harun dinilai telah menyebarluaskan konten yang berisi dugaan penghinaan terhadap Jokowi melalui akun YouTube-nya.

Rocky Gerung dan Refly Harun dituduh melanggar Pasal 28 Ayat 2 jo Pasal 45 Ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.