Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Suhu Dingin di Bali Dipengaruhi Angin dari Australia

📅 Minggu, 30 Jul 2023, 20:22 WIB | Oleh:
BMKG: Suhu Dingin di Bali Dipengaruhi Angin dari Australia Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Mendung tipis menghiasi langit di kawasan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu (29/7).

DENPASAR - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengungkapkan suhu dingin yang minimum mencapai 20 derajat Celcius di Bali dipengaruhi pergerakan angin dari Australia.

"Terjadi moonsoon Australia pada periode Juni, Juli, dan Agustus," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BBMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya di Denpasar,Minggu.

Ia menjelaskan selama periode Juni-Agustus tersebut angin yang berembus dari Australia saat musim dingin menuju Benua Asia melewati Indonesia.

Akibatnya, kata dia, terjadi gradien tekanan yang menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau dengan suhu rendah khususnya di wilayah Jawa, Bali, NTB, dan NTT.

BBMKG Wilayah III Denpasar melakukan pengamatan terkait suhu tersebut di empat stasiun pengamatan, yakni Ngurah Rai, Sanglah, Kahang-Kahang, dan Negara.

Selain dipicu moonsoon Australia, lanjut dia, faktor tidak langsung yang ikut mendorong suhu rendah di Bali itu, di antaranya gerak semu Matahari yang berdampak kepada suhu di Australia dan lautan di sekitarnya dengan suhu maksimum di bagian utara Bumi.

Udara dingin di Australia kemudian berpindah ke wilayah Indonesia sehingga ikut mendorong suhu dingin.

Saat memasuki puncak musim kemarau di Bali yang diperkirakan Juli-Agustus 2023, curah hujan menjadi jarang dan langit jarang ditutupi awan.

Akibatnya, panas permukaan Bumi akibat radiasi Matahari pun banyak yang kembali terlepas ke atmosfer.

Selain itu, ujar Wiryajaya, suhu muka laut yang menghangat memengaruhi suhu udara di sekitarnya.

"Namun jika suhu muka laut menurun, suhu udara di sekitarnya juga ikut menurun," katanya.

BMKG sebelumnya memperkirakan puncak kemarau di Bali terjadi pada Juli-Agustus 2023 karena seluruh zona musim (zom) mencapai 20 zona sudah memasuki kemarau.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan di Kecamatan Kubutambahan dan Tejakuladi Kabupaten Buleleng.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.