Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Dunia dan WTO Berupaya Hidupkan Lagi Negosiasi Perdagangan Jasa

📅 Rabu, 05 Jul 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Dunia dan WTO Berupaya Hidupkan Lagi Negosiasi Perdagangan Jasa Doc: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse
Ket. Foto Dokumen: Sebuah logo digambarkan di luar gedung Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Jenewa, Swiss, 28 September 2021.

Jenewa - Bank Dunia dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Senin (3/7/2023) menyerukan negara-negara untuk mengupayakan perdagangan jasa-jasa global lebih transparan dan dapat diprediksi, dengan mengatakan hal ini dapat membantu negara-negara berkembang mengurangi kemiskinan.

Jasa-jasa seperti pariwisata dan telekomunikasi menghasilkan lebih dari dua pertiga PDB global tetapi hambatan untuk perdagangan jasa lebih tinggi daripada barang-barang, kata laporan bersama oleh kedua lembaga berjudul Perdagangan dalam Jasa-jasa untuk Pembangunan.

WTO memiliki mandat untuk meliberalisasi jasa-jasa tetapi negara-negara anggotanya belum secara kolektif meningkatkan akses pasar sejak 1997 ketika kesepakatan dicapai di bidang telekomunikasi, katanya.

"Ada kebutuhan untuk menghidupkan kembali kerja sama internasional di sektor jasa," kata Presiden Bank Dunia Ajay Banga dan Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala dalam kata pengantar laporan tersebut.

"Upaya semacam itu perlu memperluas perdagangan dan investasi, mengurangi biaya perdagangan, mewujudkan transparansi dan prediktabilitas yang lebih besar pada rezim kebijakan perdagangan dan, pada akhirnya meningkatkan partisipasi ekonomi berkembang...," katanya.

Laporan itu tidak memberikan solusi preskriptif, dengan mengatakan tujuannya adalah untuk "mengingat manfaat memajukan agenda negosiasi perdagangan jasa-jasa dan peluang kerugian karena tidak melakukan apa-apa". Kedua badan itu siap membantu pemerintah-pemerintah, katanya.

Banga yang memulai sebagai Presiden Bank Dunia bulan lalu meminta para staf untuk menggandakan upaya pembangunan dan iklim untuk mempercepat evolusi bank guna mengatasi masalah global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.