Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar: Kehancuran Kapal Selam Titan Terjadi dalam Waktu Kurang dari Setengah Detik

📅 Rabu, 28 Jun 2023, 05:28 WIB | Oleh:
Pakar: Kehancuran Kapal Selam Titan Terjadi dalam Waktu Kurang dari Setengah Detik Doc: Istimewa
Ket. Titan diperkirakan hancur dalam waktu kurang dari 20 milidetik, otak manusia bahkan tidak bisa memproses informasi dengan kecepatan ini.

ADELAIDE - CEO OceanGate, Stockton Rush; petualang Inggris, Hamish Harding; miliuner Pakistan, Shahzada Dawood dan putranya Suleman; serta penjelajah Prancis Paul-Henry Nargeolet, mungkin tidak pernah menyadari atau merasakan saat Titan, kapal selam ekspedisi yang mereka tumpangi di lepas pantai Newfoundland, meledak berkeping-keping dan mengakibatkan kematian kelimanya dalam tragedi yang menyedot perhatian dunia, pekan lalu.

Satuan Penjaga Pantai AS, secara resmi mengkonfirmasi bahwa kendaraan bawah laut sepanjang 6,7 meter yang terbuat dari serat karbon dan titanium itu mengalami ledakan dahsyat akibat tekanan air, pada jarak 487 meter dari reruntuhan kapal Titanic yang tersohor.

"Lima potongan besar yang berbeda dari puing-puing dari bagian kapal selam ditemukan di dasar laut oleh robot yang dioperasikan dari jarak jauh, sekitar 500 meter dari haluan Titanic," kata para pejabat US Coast Guard, baru-baru ini.

Telah banyak dilaporkan bahwa kejadian tragis tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 3.800 meter, atau hampir lima kali panjang Burj Khalifa, bangunan tertinggi di dunia.

Dilansir oleh Channel News Asia, pakar kapal selam dari School of Electrical and Mechanical Engineering, University of Adelaide, Eric Fusil, mengungkapkan, pada kedalaman tersebut, ledakan yang terjadi akibat tekanan air berlangsung sangat cepat, hingga para korban tidak sempat menyadari apa yang terjadi.

"Ledakan itu sendiri akan membunuh semua orang dalam waktu kurang dari 20 milidetik. Nyatanya, otak manusia bahkan tidak bisa memproses informasi dengan kecepatan ini. Mungkin itu membuat penumpang Titan tidak akan mengalami akhir yang mengerikan dan berlarut-larut," ujarnya dalam The Conversation.

Fusil memperkirakan, ledakan Titan benar-benar terjadi pada hari pertama penyelaman, tapi mungkin tidak pada saat yang sama komunikasi terputus dengan kapal induk.

Tetapi mengapa itu terjadi?

Sebagian besar, kapal selam selam yang beroperasi di kedalaman memiliki bejana tekan yang terbuat dari bahan logam tunggal dengan kekuatan luluh tinggi. Ini biasanya baja untuk kedalaman yang relatif dangkal (kira-kira kurang dari 300 meter), atau titanium untuk kedalaman yang lebih dalam.

Sebuah bejana tekan titanium atau baja tebal biasanya berbentuk bulat yang dapat menahan tekanan yang menghancurkan pada kedalaman di mana bangkai kapal Titanic berada.

"Namun, Titan berbeda. Bejana tekannya terbuat dari kombinasi titanium dan serat karbon komposit. Ini agak tidak biasa dari perspektif teknik struktural karena dalam konteks penyelaman yang dalam, titanium dan serat karbon adalah bahan dengan sifat yang sangat berbeda," tuturnya.

Menurut Fusil, logam titanium bersifat elastis dan dapat beradaptasi dengan rentang tegangan yang diperpanjang tanpa regangan permanen terukur yang tersisa setelah kembali ke tekanan atmosfer. Itu menyusut untuk menyesuaikan dengan kekuatan tekanan, dan mengembang kembali saat kekuatan ini dikurangi.

"Sebaliknya, komposit serat karbon jauh lebih kaku dan tidak memiliki elastisitas yang sama".

"Kami hanya dapat berspekulasi tentang apa yang terjadi dengan kombinasi kedua teknologi ini, yang secara dinamis tidak berperilaku sama di bawah tekanan," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.