Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Telah Mengirim Senjata Nuklir ke Belarus

📅 Senin, 19 Jun 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Russia Telah Mengirim Senjata Nuklir ke Belarus Doc: PAVEL BEDNYAKOV / RIA NOVOSTI / AFP
Ket. Presiden Russia, Vladimir Putin

TOKYO - Presiden Vladimir Putin mengatakan Russia telah mengirimkan set senjata nuklir taktis pertama ke sekutu tetangganya Belarus. Ini sebuah langkah yang tampaknya akan meningkatkan ketegangan lebih jauh dengan Barat atas perang di Ukraina.

Dalam pernyataan di forum ekonomi internasional di St. Petersburg, Jumat (16/6), Putin mengatakan hulu ledak nuklir telah dikirimkan ke wilayah Belarus dan ini adalah pengiriman pertama.

Seperti dikutip dari Antara, hal tersebut menandai pertama kalinya Russia menurunkan senjata nuklir di luar perbatasan sejak mereka melepaskan diri dari bekas republik Uni Soviet saat keruntuhannya pada 1991.

"Kami akan menyelesaikan pekerjaan ini pada akhir tahun," tambah Putin sambil menegaskan bahwa keputusan mengirimkan senjata nuklir taktis, yang dirancang untuk serangan terbatas di medan perang merupakan langkah pencegahan.

Belarus saling berbatasan dengan negara-negara NATO, termasuk Polandia, dan telah membantu Russia dalam agresi militernya meski tidak ikut serta langsung dalam penyerangan.

Dengan menegaskan Russia menang dalam perang melawan Ukraina, Putin, yang berbicara melalui penerjemah, menekankan meskipun penggunaan senjata nuklir secara teori dimungkinkan, itu hanya diperlukan jika ada ancaman terhadap kedaulatan Russia.

Presiden Russia itu juga mengkritik Amerika Serikat karena menjadi satu-satunya negara yang menggunakan senjata nuklir untuk menyerang negara tanpa senjata nuklir, mengacu pada penggunaan bom atom atas Kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang pada hari terakhir Perang Dunia Kedua.

Awasi dengan Cermat

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, pada Jumat, di Washington mengatakan akan terus mengawasi situasi dengan sangat cermat, namun menambahkan tidak ada indikasi bahwa Russia bersiap menggunakan senjata nuklir.

"Kami tidak punya alasan untuk menyesuaikan sikap nuklir kami sendiri," kata dia.

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, seorang sekutu Putin, mengatakan pada Selasa bahwa negaranya mulai menerima kiriman senjata nuklir taktis Russia termasuk beberapa dengan kekuatan tiga kali lebih besar dari bom atom yang dijatuhkan AS di Jepang pada 1945.

Putin memperingatkan tentang risiko anggota NATO terseret ke dalam konflik atas transfer jet tempur F-16 buatan AS ke Ukraina, mengatakan bahwa Russia perlu mempertimbangkan menjatuhkan jet itu jika dikerahkan di pangkalan udara di luar Ukraina dan digunakan dalam perang.

Sementara itu, Presiden Belarus Alexander Lukashenko pada bulan ini mengatakan Minsk tak akan ragu untuk menggunakan senjata nuklir jika ada serangan terhadap negaranya.

"Saya kira tidak ada seorang pun yang ingin melawan negara yang memiliki senjata seperti itu. Ini adalah senjata pencegahan," kata Lukashenko, seperti dikutip kantor berita negara, Belta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.