Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI-AS Bahas Mekanisme Dukungan Keuangan Internasional Bantu Transisi Energi

📅 Jumat, 03 Mar 2023, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI-AS Bahas Mekanisme Dukungan Keuangan Internasional Bantu Transisi Energi Doc: ANTARA/HO-Instagram @smindrawati.
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani (kanan) melakukan pertemuan bilateral dengan Menkeu Amerika Serikat (AS) Janet Yellen di India, Kamis (23/2/2023).

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS) Janet Yellen memuji penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022 dalam pertemuan bilateral kedua negara di India beberapa waktu lalu. Hal itu diungkapkan Menkeu RI Sri Mulyani dalam pertemuan bilateral bersama mantan gubernur bank sentral AS (The Fed) di India.

"Menkeu perempuan pertama AS, Secretary Yellen memuji penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia 2022 yang sangat sukses," tulis Sri Mulyani dalam akun instagram resminya seperti dikutip di Jakarta, Jumat (3/3).

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Sri Mulyani bersama Janet Yellen juga membahas beberapa isu, yang diawali dengan perkembangan ekonomi terkini di kedua negara. Yellen menjelaskan perkembangan ekonomi AS dan pasar tenaga kerja yang masih kuat, sementara inflasi sudah mulai menurun.

Menkeu AS turut menyampaikan kebijakan ekonomi AS dan langkah dalam menyikapi perang di Ukraina yang sudah berlangsung satu tahun, termasuk penerapan price cap atau batas harga terhadap ekspor minyak Rusia.

Sri Mulyani menyebutkan dirinya dan Yellen melihat perubahan geopolitik yang terjadi sangat cepat di dunia internasional dan perubahan iklim sangat mempengaruhi kondisi ekonomi global dan pemulihan ekonomi.

Karenanya, kedua belah pihak membahas mekanisme dukungan keuangan internasional untuk membantu negara melakukan transisi energi dan tindak lanjut Just Energy Transition (JETPI) sebesar 20 miliar dollar AS yang diumumkan untuk Indonesia pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 di Tanah Air.

"Kami juga membahas bagaimana G20 dapat segera membantu negara-negara Afrika dan negara pasar berkembang yang sedang menghadapi krisis utang," tambahnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan keberlanjutan potensi pemanfaatan pandemic fund sebesar 1,5 miliar dolar AS yang berhasil dibentuk di masa Presidensi G20 Indonesia juga dibahas untuk tetap perlu ditindaklanjuti, mengingat masa pandemi Covid-19 mulai berakhir.

Sri Mulyani mengusulkan agar pandemic fund dapat membantu setiap negara untuk mereformasi sistem kesehatannya selain pelayanan kesehatan pokok, seperti mendukung fasilitas kesehatan mendeteksi wabah di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.