Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekonomi RI di Triwulan IV-2022 Hanya Akan Tumbuh 4,5 - 5 Persen

📅 Kamis, 29 Des 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Kebijakan Hilirisasi

Sementara itu, Ekonom Universitas Airlangga, Surabaya, Wasiaturrahma, optimistis Indonesia dapat menghadapi gejolak global yakni dengan menguatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dengan melihat perkembangan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus mengalami pertumbuhan positif dikuartal IV di atas level 5,3, dia yakin Indonesia dapat menghadapi gejolak global yakni dengan menguatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Agar gejolak global ini disikapi dengan optimisme, tapi tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi di masa datang.

"Perekonomian Indonesia masih aman, tidak segelap dengan yang dikhawatirkan orang. Ekonomi Indonesia pada kuartal III-2022 tercatat tumbuh di atas 5,7 persen (yoy). Hal itu dipengaruhi sejumlah indikator yang masih sehat. Nanti di kuartal ke IV, pertumbuhan ekonomi masih akan tumbuh sangat kuat di area di atas 5,5 persen," ujarnya.

Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika UAJY sekaligus Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, Y Sri Susilo, mengatakan bahwa kunci mendorong pertumbuhan ekonomi adalah hilirisasi industri.

Dengan adanya hilirisasi, ke depannya komoditas yang diekspor bukan lagi berupa bahan baku atau bahan mentah, tetapi berupa barang setengah jadi atau barang jadi. Dengan demikian, terjadi proses industrialisasi terhadap komoditas, misalnya hasil tambang sehingga komoditas tersebut memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Khawatir Ratusan Tentara Ru...
Di Balik Panen Melimpah Badui, Ada Warisan Bertani yang Terjaga Lintas Generasi

Di Balik Panen Melimpah Badui, Ada Warisan Bertani yang Terjaga Lintas Generasi

04 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.