Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendidikan Online Pilihan Terbaik di Era Digital 

📅 Minggu, 04 Des 2022, 11:18 WIB | Oleh:
Pendidikan Online Pilihan Terbaik di Era Digital  Doc: istimewa
Ket. Profesor di Fakultas Pendidikan Seattle Pacific University (SPU), David Wicks, dalam acara Visiting Professor Universitas Krida Wacana (Ukrida), di Jakarta, Sabtu (3/12).

JAKARTA - Professor di Fakultas Pendidikan Seattle Pacific University (SPU), David Wicks, menyebut pendidikan online menjadi pilihan terbaik di era digital. Pendidikan online juga bisa berkontribusi terhadap pendidikan onsite dan inperson (tatap muka).

"Semula pendidikan memang mengacu kepada pendidikan tatap muka, akan tetapi berkat kemajuan teknologi saat ini membuat pendidikan secara online menjadi pilihan yang bisa dikatakan terbaik," ujar David, dalam program Visiting Professor Universitas Krida Wacana (Ukrida), di Jakarta, Sabtu (3/12).

Dia menyebut, tentang tiga model hybrid learning yang dapat dilakukan melalui Artificial Intelligent (AI), salah satunya adalah dengan Telepresence Robot. Robot ini berfungsi untuk menghadirkan pengajar secara virtual, walaupun demikian para peserta belajar tetap berinteraksi sehingga merasa seolah-olah pengajar berada di tengah-tengah mereka.

"Akan tetapi, Artificial Intelligent hanya difungsikan sebagai alat bantu pengajar, karena bagaimanapun juga pengajaran manusia tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh AI," jelasnya.

Konsep Pembelajaran

David menuturkan, ada beberapa konsep pembelajaran online. Pertama, menggunakan CoI Framework berlandaskan pada filosofi kolaboratif-konstruktivis, yang menitikberatkan proses menciptakan pengalaman belajar secara mendalam dan bermakna.

"Konsep ini mengembangkan tiga elemen (kehadiran) yang saling terkait, yakni kehadiran sosial, kognitif, dan pengajaran," katanya.

Kedua, konsep QUEST Model yaitu model belajar yang dapat diterapkan untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran. Konsep ini menggunakan strategi mengajukan pertanyaan yang menarik sesuai minatnya, serta memahami topik melalui pencarian data dan membagikan sumbernya.

Dia menambahkan, dalam proses belajar dan memecahkan masalah, mahasiswa juga bekerja sama satu sama lain untuk saling mengajar. Selanjutnya mahasiswa mencari solusi untuk pertanyaan yang diajukan dan mengajarkan hasil belajar mereka kepada orang lain melalui media blog atau sosial media.

"Konsep QUEST merupakan singkatan dari Question, Understand, Educate, Solution, dan Teach," terangnya.

Ketiga, konsep resilient pedagogy yang mencakup nilai-nilai ketahanan dalam desain pembelajaran. Pengajar dan mahasiswa dituntut memiliki kemampuan menghadapi, beradaptasi, dan bertahan, dalam situasi yang sulit.

"Tiga prinsip penting dalam resilient pedagogy adalah extensibility, flexibility, dan redundancy," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Nasional
Penanganan Karhutla Harus L...

Tunjangan PPPK Pemkot Tangerang Naik Rp1,3 Juta

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Tunjangan PPPK Pemkot Tange...

Wah Jabar Bisa Defisit Tinggi Sekali karena Utang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Wah Jabar Bisa Defisit Ting...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.