Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandeng TNI AL-AU, Polda Kalsel Siapkan Jurus Pamungkas Suntik Gambut Pakai Formula Khusus

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Gandeng TNI AL-AU, Polda Kalsel Siapkan Jurus Pamungkas Suntik Gambut Pakai Formula Khusus Doc: ANTARA/Firman
Ket. Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama sejumlah perwira tinggi TNI AL dari Mabes TNI dan Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita saat pembasahan lahan gambut terbakar di Pengayuan Banjarbaru, Kamis (3/9).

BANJARBARU - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggandeng TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara untuk mendukung distribusi bahan baku cairan inovatif pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (4/9).

"Jika nanti diproduksi dalam jumlah yang besar, tentu kita perlu bantuan TNI AU dan TNI AL untuk pengiriman bahan baku dari pulau Jawa ke Kalsel," kata Yudha di Banjarbaru, Kamis.

Ia menyatakan cairan inovasi berbahan dasar surfaktan nabati ramah lingkungan buatan Bidang Laboratorium dan Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel itu terbukti efektif dengan cepat mendinginkan suhu tanah di lahan gambut terbakar.

Bara api di dalam tanah yang selama ini sulit dipadamkan dengan air biasa ternyata dapat padam sepenuhnya setelah disiram cairan khusus itu.

Dalam pengaplikasiannya, cairan hasil racikan Bidlabfor dicampurkan ke air biasa di tempat penampungan kolam bioflok untuk selanjutnya dimasukkan dalam tanah lewat metode suntik gambut.

Kapolda pun telah mendesain pipa sepanjang dua meter yang ditancapkan ke dalam tanah untuk penyebaran air ke lahan gambut terbakar.

Untuk mengecek suhu tanah, Polda Kalsel menggunakan drone thermal sehingga diketahui suhu permukaan tanah sebelum dan sesudah cairan disemprotkan.

"Hasilnya suhu tanah signifikan turun jadi dingin dalam waktu cepat dan bara api dalam gambut benar-benar padam," jelas kapolda.

Pengaplikasian inovasi ini telah dilakukan kapolda di lahan terbakar di kawasan Jalan Sempati Tegal Arum Kelurahan Syamsudin Noor dan kawasan Pengayuan Kelurahan Landasan Ulin Selatan di Banjarbaru.

Di kedua lokasi tersebut, kini asap berkurang signifikan lantaran bara api dalam tanah telah padam sempurna sehingga kini petugas tinggal fokus pemadaman api yang muncul di permukaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...

SPKLU perdana di Kota Tangerang

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
SPKLU perdana di Kota Tange...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.