Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Banyak Sekali, BMKG Deteksi 129 Titik Panas di Kaltim

📅 Rabu, 28 Sep 2022, 06:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Banyak Sekali, BMKG Deteksi 129 Titik Panas di Kaltim Doc: Antara/HO BMKG Balikpapan
Ket. Informasi sebaran titik panas di Kaltim yang terdeteksi BMKG Stasiun Balikpapan, Selasa (27/9).

Balikpapan - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Balikpapan mendeteksi adanya 129 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga pihak terkait diharap menindaklanjuti dengan melakukan penanganan.

"Sebanyak 129 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 Wita hingga 17.00 Wita," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Kota Balikpapan Ilham Rosihan Fachturoni di Balikpapan, Selasa.

Sebaran 129 titik panas tersebut pun telah disampaikan ke instansi terkait, terutama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten setempat agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Tiga hari sebelumnya pihaknya juga mendeteksi sebanyak 75 titik panas yang tersebar pada empat kabupaten dan langsung diinformasikan ke pihak terkait, sehingga titik panas itu telah padam setelah dilakukan penanganan.

Sedangkan 129 titik panas yang terpantau hari ini tersebar pada tujuh kabupaten/kota, yakni di Kota Samarinda ada 1 titik, Kabupaten Paser 8 titik, Penajam Paser Utara 3 titik, Kutai Barat 32 titik, Kutai Timur 19 titik, Kutai Kartanegara 10 titik, dan Kabupaten Berau sebanyak 56 titik panas.

Rinciannya adalah untuk 1 titik panas Kota Samarinda berada di Kecamatan Samarinda Utara dengan tingkat kepercayaan menengah.

Kabupaten Paser yang terdapat 8 titik tersebar pada lima kecamatan, yakni Kecamatan Kuaro dan Muara Samu masing-masing 1 titik, Long Ikis, Pasir Belengkong, dan Kecamatan Muara Komam masing-masing ada 2 titik panas.

Kabupaten Penajam Paser Utara yang terdeteksi 3 titik tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Babulu ada 2 titik dan Kecamatan Penajam terdapat 2 titik.

Untuk 32 titik panas di Kabupaten Kutai Barat tersebar pada enam kecamatan, yakni Kecamatan Jempang dan Barong Tongkok masing-masing 1 titik, Bongan 5 titik, Dilangputi 9 titik, Muara Pahu 3 titik, dan Kecamatan Siluq Ngurai ada 13 titik.

Kabupaten Kutai Timur yang terdeteksi 19 titik panas, tersebar pada tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Bengalon 3 titik, Busang 4 titik, Muara Bengkal 3 titik, Muara Wahau 2 titik, Rantau Pulung 4 titik, Sangatta Selatan 1 titik, dan Kecamatan Telen 2 titik panas.

Untuk 10 titik panas yang terdeteksi di Kabupaten Kutai Kartanegara, tersebar pada lima kecamatan, yakni Kecamatan Muara Kaman 2 titik, Muara Jawa 1 titik, Sebulu 2 titik, Loa Kulu 2 titik dan Kecamatan Loa Janan 3 titik.

"Kabupaten Berau yang terdeteksi 56 titik panas, tersebar pada enam kecamatan, yakni Kecamatan Biatan 3 titik, Gunung Tabur 9 titik, Sambaliung 10 titik, Segah 16 titik, Tabalar 8 titik, dan Kecamatan Talisayan terpantau 10 titik panas," kata Ilham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

Ruben Onsu Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan & Penggelapan Investasi, Ini Kronologinya!

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.