Jaring Pengaman Sosial Harus Diperluas
📅 Jumat, 16 Sep 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiPenguatan di sisi konsumsi pun dinilai belum cukup hanya dengan menambah besaran bantuan, tetapi juga pembenahan di alur distribusi barang. "Buruknya distribusi pangan menjadi masalah yang turut mengerek kenaikan harga pangan," katanya.
Sebab itu, stok barang harus diperkuat, begitu pula distribusi harus lancar agar harga tidak meningkat lebih tinggi.
Belum Terlindungi
Pada kesempatan lain, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudisthira, mengatakan perlunya mewaspadai kenaikan harga komoditas yang masih fluktuatif, karena bisa memberi tekanan kepada masyarakat golongan paling rentan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama ini, masyarakat yang rentan itu belum disentuh bantuan pemerintah yang ada. Pemerintah hanya meng-cover yang miskin, sementara yang kelas menengah rentan itu tidak terlindungi.
Langkah yang harus dilakukan, jelasnya, adalah memperkuat jaring pengaman sosial untuk kalangan kelas menengah sehingga kelompok ini tidak jatuh di bawah garis kemiskinan.
"Subsidi upah bisa diperluas untuk pekerja di sektor ke informal yang jumlahnya sekitar 81 juta orang atau bisa juga subsidi transportasinya juga diperbesar," papar Bhima.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, pemerintah harus menjaga stabilitas harga pangan, kelancaran logistik, dan melakukan realokasi anggaran secara signifikan, karena mungkin situasi sekarang sama atau bahkan bisa lebih buruk dari situasi Covid-19. "Jadi, kita harus mempersiapkan kondisi atau skenario yang terburuk," kata Bhima.
Pemerintah juga, tambah Bhima, harus mempersiapkan diri dari tekanan akibat naiknya inflasi dan suku bunga secara pararel yang berpengaruh signifikan pada daya beli masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!