Polda Jambi Turun Tangan, Penimbun Pangan Siap Ditindak, Harga Dijaga Stabil
📅 Rabu, 06 Mei 2026, 02:35 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO/Humas Polda Jambi
JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Perum Bulog memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Jambi dengan mengaktifkan Satgas Pangan guna mengantisipasi penimbunan serta lonjakan harga di pasaran.
Komitmen bersama itu ditandai dengan pertemuan yang dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, didampingi Wakapolda Brigjen Pol B. Ali dan pihak Bulog dihadiri Pemimpin Wilayah Wiwin Indratno, kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munadi di Jambi, Selasa.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak memastikan stok pangan dalam keadaan aman dan pendistribusiannya tepat sasaran.
Pemimpin Bulog Wilayah Jambi Wiwin Indratno, kata Erlan dalam pertemuan itu menyatakan kesiapannya menjaga ketersediaan bahan pokok agar mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kemudian proses distribusi bahan pokok, termasuk melalui operasi pasar dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), berjalan lancar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan keterangan pihak Bulog, saat ini stok beras, gula, minyak goreng, dan komoditas lain dalam kondisi aman.
Kendati demikian pihak Bulog meminta dukungan Polda Jambi untuk mengawal jalur distribusi dan mencegah praktik penimbunan bahan pokok oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Upaya ini bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dipicu oleh fluktuasi harga.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bulog berharap dukungan pengamanan dari Polda Jambi agar setiap proses distribusi tetap sesuai aturan dan tidak ada gangguan yang merugikan masyarakat," ujarnya.
Menanggapi harapan Bulog tersebut, maka Satgas Pangan Polda Jambi akan diaktifkan untuk memantau gudang, pasar tradisional, hingga agen penyalur.
Pengawasan difokuskan pada pemantauan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan pencegahan spekulasi harga menjelang hari besar keagamaan.
Erlan menambahkan bahwa Kapolda Jambi menaruh perhatian serius terhadap stabilitas pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
"Karenanya sinergi ini merupakan langkah strategis. Kami akan terus melakukan pengawasan guna mencegah praktik penimbunan serta memastikan distribusi berjalan lancar untuk menjaga daya beli masyarakat," tegas Erlan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!