Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaring Pengaman Sosial Harus Diperluas

5 Jumat, 16 Sep 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jaring Pengaman Sosial Harus Diperluas Jaring Pengaman Sosial Harus Diperluas Doc: Sumber: BPS – Litbang KJ/and/ones

» Sampai akhir tahun, inflasi sektor makanan, minuman, dan tembakau bisa tinggi.

» Subsidi upah diperluas untuk pekerja sektor informal yang jumlahnya sekitar 81 juta orang.

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (BPN) menyatakan dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang meningkat sekitar 30 persen terhadap kenaikan biaya rantai pasok, seharusnya hanya mempengaruhi sekitar 6-8 persen kenaikan bahan pangan.

Kepala BPN, Arief Prasetyo Adi, saat dikonfirmasi Antara, Kamis (15/9), mengatakan kenaikan BBM tidak serta-merta meningkatkan semua rantai pasok. Salah satu yang langsung terdampak adalah transportasi pengiriman pangan.

"Kalau dalam perusahaan itu kita bisa lihat, berapa persen kontribusi dari misalnya transportasi. Hitungan kami, harusnya tidak lebih dari 6-8 persen kenaikan harga ya. Malah teman-teman itu ada yang menyampaikan hanya 2-3 persen," kata Arief.

Arief mengatakan kalau ada biaya lain, seperti pupuk, atau sewa lahan, dan lain-lain, para pengusaha dan mitra yang berurusan dengan pangan bisa duduk bersama Badan Pangan Nasional.

Mengenai stok, Badan Pangan, jelasnya, telah memiliki neraca pangan yang bisa melihat ending balance-nya. Begitu juga produksi, dua hingga enam bulan ke depan, bersama kementerian teknis seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.

"Kemudian, kita siapkan lagi ketersediaan itu perlu berapa, sehingga kita tahu persis kebutuhan, ketersediaan, enggak boleh terlambat dan tidak boleh juga pada saat panen kita melakukan semena-mena, misalnya ketersediaan dari luar negeri. Ini semua harus balance dan salah satu kuncinya adalah transparansi itu akan di Badan Pangan Nasional," katanya.

Peneliti Ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, yang diminta pendapatnya mengatakan harga pangan pasti akan naik seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) solar ataupun pertalite.

"Ongkos penjualan semakin meningkat, begitu pula dengan biaya-biaya input produk pangan lain yang pasti akan menyesuaikan," kata Nailul.

Proses penyesuaian harga input tersebut bisa berlangsung selama dua sampai tiga bulan. Makanya sampai akhir tahun, inflasi sektor makanan, minuman, dan tembakau bisa tinggi.

Secara keseluruhan, inflasi diperkirakan mencapai delapan persen lebih sampai akhir tahun, sedangkan harga pangan bisa lebih dari delapan persen.

Kalau tidak ada upaya penguatan terhadap daya beli masyarakat, kondisi bakal sangat memberatkan golongan miskin dan rentan miskin. Dia berharap nilai bantuan sosial yang disalurkan ditambah karena terlalu kecil.

Penguatan di sisi konsumsi pun dinilai belum cukup hanya dengan menambah besaran bantuan, tetapi juga pembenahan di alur distribusi barang. "Buruknya distribusi pangan menjadi masalah yang turut mengerek kenaikan harga pangan," katanya.

Sebab itu, stok barang harus diperkuat, begitu pula distribusi harus lancar agar harga tidak meningkat lebih tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Indikasi Perbuatan Makar

1 jam lalu | Ones

Nasional
Indikasi Perbuatan Makar

Korut Enggan Berdialog Kembali dengan AS

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Enggan Berdialog Kemb...
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.