Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Mulai Tawarkan Pohon Natal Alternatif yang Ramah Lingkungan

📅 Minggu, 19 Des 2021, 17:16 WIB | Oleh:
Inggris Mulai Tawarkan Pohon Natal Alternatif yang Ramah Lingkungan Doc: VoA/AP/Sang Tan

LONDON - Sebuah perusahaan di London menawari pelanggannya untuk menyewa pohon Natal dan mengembalikannya pada tahun baru. Sekitar tujuh juta pohon berakhir di tempat pembuangan sampah setiap tahun, menurut perkiraan University of Sheffield.

Pohon Natal menyebarkan suasana ceria di berbagai penjuru ibu kota Inggris. Dekorasi yang memesona, pernak-pernik hiasan raksasa dan bintang berkilauan di puncak pohon Natal di distrik St James ini menarik perhatian orang-orang yang lalu lalang.

Penjual pohon Natal Pine and Needles membuka beberapa tokonya di kota itu.

Ada optimisme yang muncul sewaktu bisnis kembali bangkit untuk menyambut musim ini.

"Tahun lalu kami melihat ada penurunan besar dalam pesanan dari perusahaan, tentu saja karena kantor-kantor tutup - jadi ini pukulan besar bagi kami. Tetapi tahun ini kami telah melihat ada permintaan perusahaan. Tidak kembali seperti biasanya, tetapi jelas ada peningkatan," ujar Christopher Steele, Asisten Pemasaran Pine and Needles.

Karena perusahaan ingin lebih ramah lingkungan, cara-cara baru untuk mendapatkan pohon Natal menjadi semakin populer.

Catherine Loveless adalah salah seorang pendiri London Christmas Tree Rental, proyek penyewaan pohon Natal London yang ia mulai sebagai bisnis percobaan pada 2018. Para pelanggan dapat memesan pohon secara online untuk diambil di salah satu pusat penyewaannya pada Desember. Begitu masa sewa berakhir, pohon-pohon itu dikumpulkan pada Januari dan ditanam kembali.

"Pelanggan dapat memilih ukuran yang diinginkan, dan mereka dapat memesan sedini awal November. Mereka kemudian dapat datang ke pusat penyewaan, memilih pohon mereka. Pohon itu hidup, jadi ada di dalam pot, jadi itu cukup berat," kata Loveless .

"Tetapi pada dasarnya mereka memilih pohon mereka. Mereka membawanya pulang, ditaruh di rumah pada masa Natal, dan kemudian setelah Natal, mereka mengembalikannya ke sini. Pohon ini kembali ke pertanian di mana pohon ditempatkan dalam sistem irigasi khusus, dan dirawat sampai tahun berikutnya. Dan jika mereka menyukai pohon mereka, mereka dapat menyewanya kembali tahun berikutnya," lanjut dia.

Loveless mendirikan perusahaan itu setelah melihat berlimpahnya pohon mati di jalan-jalan Kota London setiap Januari. Karena baru berjalan tiga tahun, ia masih terus belajar dan memperbaiki berbagai elemen. Pada waktu memulai bisnisnya, ia memiliki sekitar 50 pohon.

Ia menambahkan bahwa pihaknya bukannya antipenebangan pohon. "Kami hanya ingin memberi opsi pada orang-orang dan cara alternatif untuk memiliki pohon Natal," ungkap dia.

Menurut riset University of Sheffield, diperkirakan ada sekitar tujuh juta pohon yang berakhir di tempat pembuangan sampah akhir.

Dane End Christmas Tree Farm juga melakukan upaya kecil untuk membantu melindungi lingkungan. Russel Parkins, pemilik perkebunan pohon Natal itu mengemukakan,

"Jadi, hal baru yang kami gunakan tahun ini adalah jaring selubung tanaman yang dapat dijadikan kompos. Ini adalah jaring yang 100 persen berbasis tanaman. Jadi ini dapat terurai. Jaring ini tidak akan terurai menjadi mikroplastik," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.